Islamic Solidarity Games (ISG) 2017

Tim Loncat Indah Indonesia Buat Kejutan di ISG 2017

Kautsar Halim    •    20 Mei 2017 02:40 WIB
olahraga
Tim Loncat Indah Indonesia Buat Kejutan di ISG 2017
Tim loncat indah Indonesia. (Foto: Humas KOI)

Metrotvnews.com, Baku: Indonesia berhasil menambah pundi medali lewat cabang olahraga loncat indah di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2017. Total, sudah empat perak yang disumbangkan dari dua hari penyelenggaraan event (18-19 Mei).

Medali perak pertama disumbangkan lebih dulu oleh atlet senior Della Dinarsari. Ia tampil di nomor menara putri dan berada di podium juara bersama wakil Azerbaijan (emas) dan Turki (Perunggu).


Klik: Enam Cabor jadi Andalan Indonesia di SEA Games 2017


Tidak lama kemudian, giliran Aldiansyah Putra Rafi dan Tri Anggoro yang ikut menyumbang perak lewat nomor synchro papan 3 meter putra. Sehari sebelumnya, Aldinsyah juga meraih perak lewat nomor 3 meter putra. "Prestasi yang di luar dugaan untuk para peloncat indah muda Indonesia di ISG. Dalam 2 hari, bisa menyumbangkan 3 perak untuk Indonesia.  Semoga kami masih bisa mencuri medali emas di hari terakhir," puji Wakil Ketua Umum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo.
 

Klik: Kontingen Renang Indonesia Tambah Dua Medali Perak di ISG 2017

 
Tim loncat indah Indonesia hanya diperkuat para atlet-atlet lapis kedua seperti Aldinsyah, Linar Betiliana, Tri Anggoro dan peloncat indah senior Della Dinarsari. Selain itu, mereka juga didampingi oleh Pranarta selaku manajer tim dan pelatih Ronaldy Herbintoro.

Menurut Pranarta, raihan medali yang disumbangkan tim loncat indah Indonesia merupakan sebuah kejutan. Pasalnya, Satuan Pelaksana Prestasi Indonesia Emas (Satlak Prima) hanya menargetkan dua perak dan dua perunggu.  

"Ini sudah melampaui target. Meskipun tadi kami nyaris meraih emas karena hanya berselisih empat poin," kata Pranarta.

"Mereka masih muda dan tapi sudah bisa bersaing di multi event sebesar ini. Semoga raihan ini bisa mengangkat mental mereka untuk jadi lebih baik lagi," tambahnya.

Kesuksesan tim loncat indah Indonesia tak lepas dari keseriusan ketika berlatih. Bahkan, seluruh atletnya juga mendapatkan pembinaan secara mendalam di Shah Alam, Selangor, Malaysia.

"Terima kasih kepada PB PRSI yang telah membantu sehingga tim loncat indah bisa berlatih di Malaysia. Persiapan bertanding di ISG menjadi lebih matang dengan adanya latihan tersebut," tutup Pranarta sambil berharap timnya bisa menambah medali pada hari terakhir. (RO)

 


(KAU)