Delapan Juara Menuju Kompetisi Nasional

Rendy Renuki H    •    05 November 2018 10:54 WIB
berita kemenpora
Delapan Juara Menuju Kompetisi Nasional
Pemenang kompetisi Pemuda Inspiratif dari Gresik yang akan dikirim ke kompetisi nasional (Dok. Kemenpora)

Jakarta: Kompetisi Pemuda Inspiratif di Kediri, Gresik, Bandung, dan Tangerang, berakhir 4 November. Sebanyak delapan pemenang masing-masing empat putra dan empat putri mewakili kota tersebut untuk melangkah ke kompetisi nasional. 

Di Gresik, Pemuda Inspiratif dimenangkan oleh Alfatania Sekar Ismaya dengan ide aku sang penebar inspirasi kebanggaan negeri dan Danial Farros M (modernisasi pengelolaan tambak laut daerah pesisir dengan menggunakan “AWET”).

Sementara, wakil Tangerang adalah Rezha Hasmi dengan ide Satu Kelurahan Satu Koperasi dan Sandika Dewi dengan ide kreatif Speak Disability Academy Powered by: Speak Project. Pemaparan presentasi yang penuh percaya diri dan konsep membuat kedua peserta tersebut menjadi pemenang.

Dari Kediri, peserta yang berhasil menjadi pemenang adalah M. Ilham Nurhakim dengan ide Aplikasi Al Quran Isyarat Untuk Anak Disabilitas Tuna Rungu. Ide brilian ini diciptakan oleh Ilham agar dapat membangu anak tuna rungu untuk dapat membaca Alquran.

Pemenang Kediri tidak hanya Ilham, melainkan juga Winda Firdayanti melalui ide I-Was yang merupakan kependekan dari (Integrated Waste Aquaculture System). I-Was adalah solusi pemanfaatan sampah organic untuk kegiatan perikanan berbasis ecopreneurship.

Kemudian, gelar juara Pemuda Inspiratif Bandung diraih oleh Putri Novianty dan Budi Iskandar keduanya pun mendapat slot untuk berkompetisi di tingkat nasional di Serang seperti para pemenang dari kota lainnya. Ide kreatif putri cukup unik yakni berjudul Baper yang merupakan kependekan dari Banana Paper. Baper adalah sebuah ide dengan memanfatkan pohon pisan untuk dijadikan kertas.

“Dengan adanya ide saya ini saya harap penggunaan pohon pohon yang ada di hutan mampu digantikan oleh tanaman pisang yang sangat mudah untuk tumbuh jadi pembuatan kertas,” ujar Putri.

Selain Putri, Budi Iskandar juga mewakili Bandung dengan idenya Komunitas Ngesah yakni sebuah bentuk gerakan kecil untuk meningkatkan sumber daya manusia di daerah yang kualitas sumber daya manusianya masih minim.

Delapan pemenang ini, nantinya akan bergabung dengan para pemenang dari kota sebelumnya untuk berkompetisi di tingkat nasional. Kompetisi nasional Pemuda Inspiratif digelar di Pendopo Kabupaten Serang pada 9-11 November 2018. Satu pemenang terbaik diantara para pemenang kota, akan mendapat gelar juara nasional Pemuda Inspiratif.

Pada gelaran Pemuda Inspiratif Tangerang, turut hadir Sekretaris Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Esa Sukmawijaya yang mengungkapkan bahwa perjuangan peserta belum selesai. 

“Tahap terakhir dari Pemuda Inspiratif akan segera dimulai. Tentu kami berharap para peserta sudah mempersiapkan yang terbaik seperti mengembangkan ide yang telah dipresentasikan sebelumnya,” ujar Esa.
 
Daftar Pemenang Pemuda Inspiratif di empat kota:
 
Gresik
Putra     : Danial Farros M (modernisasi pengelolaan tambak laut daerah pesisir dengan menggunakan “AWET”).
Putri      : Alfatania Sekar Ismaya (Aku Sang Penebar Inspirasi Kebanggaan Negeri)
 
Kediri
Putra     : M. Ilham Nurhakim dengan (Aplikasi Al Quran Isyarat Untuk Anak Disabilitas Tuna Rungu)
Putri      : Winda Firdayanti (I-Was: Integrated Waste Aquaculture System)
 
Tangerang
Putra     : Rezha Hasmi (Satu Kelurahan Satu Koperasi)
Putri      : Sandika Dewi (Disability Academy Powered by: Speak Project)
 
Bandung
Putri      : Putri Novianty (Baper - Banana Paper)
Putra     : Budi Iskandar (Komunitas Ngesah)

 


(REN)