Trial Game Asphalt (TGA) 2018

Main Aman, Doni Tata Pertahankan Juara Umum TGA 2018

Daviq Umar Al Faruq    •    16 Desember 2018 12:53 WIB
motor balap
Main Aman, Doni Tata Pertahankan Juara Umum TGA 2018
Selebrasi kemenangan Doni Tata. (Foto: Humas TGA 2018)

Malang: Doni Tata Pradita berhasil mempertahankan takhta juara umum Trial Game Asphalt (TGA) 2018. Rider asal Yogyakarta itu sebelumnya memenangkan ajang yang sama pada tahun lalu.

Doni Tata keluar sebagai jawara setelah mengoleksi 225 poin pada Kelas FFA 250. Pembalap 27 tahun itu mengungguli Tommy Salim di posisi kedua (203 poin) dan Farudila Adam di posisi ketiga (199 poin).

"Saya masih bisa mempertahankan gelar juara umum. Tentu race ini saya bermain aman agar poinnya terjaga," kata Doni Tata.

Pada seri pertama hingga seri ketiga di Semarang, Yogyakarta dan Solo, Doni Tata tampil dominan. Rider asal klub HTJRT El Diablo FBRT Metzeler RSV Respiro Jhoo itu selalu meraih posisi pertama.

Klik: PBSI Evaluasi Kegagalan di World Tour Finals

Hanya saja, pada seri keempat dan kelima di Boyolali dan Malang, Doni Tata tak mampu mempertahankan posisi pertama. Meski begitu, total poin tertinggi dalam lima seri masih tetap miliknya.

"Tapi poin cukup aman. Race terakhir di Malang untuk mengamankan poin saja. Saya enggak mau ambil resiko," ungkapnya.

Doni Tata mengaku sempat merasa terbebani dengan target poin saat race seri terakhir di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang. Alhasil, dia tak mampu meraih poin maksimal.

"Mungkin kita kompetitif ada beban di FFA 250. Jadi kurang all out di race 1, tapi saya di race 2 lebih all out karena udah menang jadi udah bisa maksimal," terangnya.

Tahun depan, Doni Tata berniat untuk kembali menjadi yang terbaik di ajang yang sama. Oleh karena itu dia mengaku bakal mempersiapkan diri lebih maksimal lagi.

"Saya harus latihan lebih giat karena eventnya semakin kompetitif. Latihan yang lebih keras lagi, cari sponsor lagi," pungkasnya.




(KAU)