TAFISA 2016

Perhelatan TAFISA akan Hadirkan TIga Pemecahan Rekor Dunia

Rendy Renuki H    •    05 Oktober 2016 23:12 WIB
olahraga
Perhelatan TAFISA akan Hadirkan TIga Pemecahan Rekor Dunia
Pekerja memperbaiki lampion berbentuk perahu naga jelang pelaksanaan Olimpiade Olahraga Rekreasi Dunia (TAFISA) 2016 di Ancol, Jakarta, Selasa (4/10). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perhelatan The Association For International Sport for All (TAFISA) World Games atau Olimpiade Olahraga Masyarakat 2016 akan menghadirkan tiga pemecahan rekor dunia oleh Indonesia. Hal itu diungkapkan Deputi II Bidang Tradisional Sport Game TAFISA 2016 Sari Madjid.

"Tiga rekor dunia tersebut diciptakan pada permainan egrang, layangan daun dan olahraga zumba," ujar Sari dilansir Antara di Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Ia mengatakan, Indonesia akan mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Belanda dan Filipina di cabang egrang dan zumba. Indonesia akan menampilkan permainan egrang dengan peserta terbanyak yaitu 2016 orang, mengalahkan Belanda yang pernah menggoreskan prestasi dunia dengan 900 orang.

(Baca: Lorenzo akan Jajal Atmosfer Balapan F1 Bersama Mercedes)

Sementara untuk zumba, Indonesia mencoba untuk melampaui rekor Filipina dengan peserta zumba terbanyak. Khusus untuk layangan daun, Indonesia nantinya menorehkan catatan dunia pertama kali dengan menampilkan layangan daun terbesar berukuran tinggi lima meter dan lebar empat meter.

"Pemecahan rekor ini juga yang pertama kali dilakukan selama perhelatan Tafisa. Sebelumnya belum pernah ada," tutur Sari.

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan acara penciptaan rekor dunia egrang dan zumba, bisa menyaksikan langsung di Jakarta International Expo, Sabtu 8 Oktober dan Minggu 9 Oktober mulai pukul 06.00 WIB. Pemecahan rekor dunia layangan daun akan dilakukan di Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur, Jumat 7 Oktober pukul 16.00 WIB-17.00 WIB.

Sampai hari ini, Rabu, peserta yang mendaftar TAFISA 2016 sudah meliputi 29 provinsi di Indonesia dan 87 negara. Jumlah itu diyakini masih terus bertambah karena peserta bisa saja datang langsung ke lokasi dan mendaftar untuk mengikuti pertandingan.

Pada TAFISA 2016 akan dipertandingkan cabang olahraga yang tidak dipertandingkan di Olimpiade, seperti olahraga elektronik (e-sport), BMX, skateboard dan panco. Selain itu, ada pula pertunjukan permainan tradisional dari beberapa wilayah yang merupakan cabang olahraga asli Indonesia.

Salah satu cabang olahraga yang akan dicanangkan pada TAFISA 2016 adalah poco-poco. Senam yang berasal dari Kabupaten Sangihe Talaud, Sulawesi Utara, ini merupakan tradisi masyarakat yang dilakukan selepas pulang berladang atau melaut sebagai ucapan terima kasih kepada Tuhan dan kepada masyarat yang selalu bergotong royong.

Lokasi penyelenggaraan Tafisa World Games 2016 dipusatkan di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Beberapa tempat lain yang dijadikan lokasi acara adalah GOR Cempaka Putih, GOR Sunter, GOR Tanjung Priok, Jakarta Garden City di Cakung, Jakarta International Expo (JIE), Taman Mini Indonesia Indah dan Pulau Pramuka. (ANT)

Video: Sean Gelael: Hasil Balapan di Sepang Mengecewakan
 


(ACF)