Final IBL 2018

Apologi Pelatih SM usai Ditundukkan PJ

Alfa Mandalika    •    22 April 2018 00:08 WIB
basket
Apologi Pelatih SM usai Ditundukkan PJ
Pebasket Pelita Jaya Wayne Lyndon Bradford (kiri) mencoba melewati hadangan pebasket Satria Muda Pertamina Kevin Yonas Sitorus. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta: Pelatih Satria Muda (SM) Pertamina Youbel Sondakh mengakui lawannya di partai final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite, Pelita Jaya (PJ) Basketball memang luar biasa pada kuarter-kuarter awal.

"PJ luar biasa pada kuarter-kuarter awal, sementara kami kurang siap 100 persen di awal, ini yang kami akan evaluasi untuk partai final terakhir besok," kata Youbel selepas pertandingan final kedua di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Sabtu 21 April dikutip Antara.

Pada kuarter awal, SM memang tertinggal jauh hingga 19 poin ketika akhir kuarter yang berkesudahan 36-17 untuk keunggulan PJ.

Kendati kuarter selanjutnya SM mampu memperkecil ketertinggalan, namun hal tersebut tak bisa mengembalikan kepercayaan diri Christian "Dodo" Sitepu cs ke performa terbaiknya dan harus selalu tertinggal angka dari PJ.

"Kami sangat kurang siap 100 persen di awal sehingga akhirnya seperti ini karena start itu, terlebih partai final sangatlah penting," ucap Youbel.

Poin Guard SM, Hardianus mengakui hal tersebut. "Kami merasa masih kurang segalanya, semua tahu pasti pengen menang kami kalah di start dan harus bisa bangkit di pertandingan berikutnya," ujar Hardianus.

Baca: Pelita Jaya Bungkam Satria Muda di Game Kedua Final IBL


Kendati mengalami kekalahan, pihak SM mengaku akan habis-habisan demi gelar juara IBL 2018.

"Apapun yang kami lakukan kami akan all out untuk meraih piala. Mental dan fisik akan kami pertaruhkan untuk pertandingan final terakhir besok," ucap Youbel.

Pada pertemuan pertama final IBL 2017-2018, Kamis 19 April yang berformat best of three yang menghasilkan kemenangan SM 73-63. PJ mampu membalas di final kedua pada Sabtu ini dengan 94-78, membuat kedudukan untuk sementara 1-1 dan kedua tim tinggal memerlukan satu kemenangan lagi untuk menjadi juara IBL 2017-2018.

Pertandingan terakhir final IBL 2017-2018 akan berlangsung pada Minggu 22 April di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, yang menjadi markas Pelita Jaya.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga?

Video: Final Kedua IBL 2018, Pelita Jaya Balas Kekalahan atas Satria Muda


(ASM)