Jelang Asian Games 2018

Triyaningsih tidak Mengincar Medali Asian Games 2018

Kautsar Halim    •    10 Agustus 2018 23:15 WIB
asian games 2018DutaSuporterID
Triyaningsih tidak Mengincar Medali Asian Games 2018
Triyaningsih. (Foto: Medcom/Tesar)

Jakarta: Salah satu pelari putri terbaik Indonesia, Triyaningsih, tidak memasang target muluk-muluk di ajang Asian Games 2018. Ia mengaku hanya ingin mempersembahkan yang terbaik di event empat tahunan tersebut. 
 
"Kalau dapat medali, apakah itu emas atau perak, biarkan itu jadi hadiah dari yang Maha Kuasa saja," kata Triyaningsih kepada Medcom.id di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (8/8/2018).
 
Triyaningsih hanya tampil di nomor marathon untuk event yang berlangsung di Jakarta dan Palembang tersebut. Ia tidak bisa menjanjikan bakal menyabet medali karena lawan-lawan yang akan dihadapinya itu memang berat.

Klik: Timnas Sepak Bola Taiwan Betah di Bekasi

Menurut atlet asal Semarang itu, para pelari dari Timur Tengah merupakan lawan yang paling berat karena beberapa di antara mereka diperkuat pelari dari Kenya. Kemudian, wakil dari Tiongkok juga kerap merepotkan.
 
"Selain itu, saya yakin beberapa negara lain yang sudah mempersiapkan diri dengan baik juga pasti kuat. Pokoknya enggak ada lawan yang mudah," ujar Triyaningsih yang kini berusia 31 tahun.

Dukung @triya_ningsih di Asian Games 2018. Jangan lewatkan aksinya saat tampil di cabang olahraga atletik nomor marathon . . . . . . #atletikindonesia #triyaningsih #jelangasiangames2018 #marathon #suporterindonesia #indonesiabisa

A post shared by Medcom_olahraga (@medcom_olahraga) on Aug 10, 2018 at 8:45am PDT 

Meski mengetahui lawan-lawannya sangat kuat, Triyaningsih tidak patah arang begitu saja. Ia mengklaim akan terus berjuang dan mempersiapkan diri hingga event dimulai. Terlebih lagi, ia juga telah melewati turnamen uji coba dengan hasil positif di Australia dan Amerika Serikat.
 
"Berhubung sudah masuk prakompetisi, persiapan saya hanya tinggal menunggu hari H saja. Tahap prakompetisi itu adalah mengurangi intensitas dan volume latihan," jelasnya lagi.
 
"Jadi, kalau nggak ada halangan, insyaallah semuanya oke hingga pertandingan dimulai," pungkasnya.

Klik: Registrasi Final Penggawa Timnas U-23 untuk Asian Games 2018
 
Berbeda dengan pelari jarak pendek yang menjalani pelatnas di Stadion Madya, Jakarta, Triyaningsih dan pelari jarak jauh lainnya menjalani pemusatan latihan di Pangalengan, Kabupaten Bandung, yang persediaan oksigennya lebih sedikit. Namun, itu sengaja dilakukan untuk memperbaiki VO2 Max.
 
Triyaningsih cukup disegani di kawasan Asia Tenggara karena punya koleksi 10 emas dari sepanjang perhelatan SEA Games 2007 hingga 2015. Selain itu, dia juga masih berstatus sebagai pemegang rekor nasional dan Asia Tenggara. 

 


(KAU)