SEA Games 2017 Malaysia

Dua Hari Jelang Penutupan SEA Games 2017, Mampukah Indonesia Capai Target 55 Emas?

Achmad Firdaus    •    28 Agustus 2017 23:15 WIB
sea games 2017
Dua Hari Jelang Penutupan SEA Games 2017, Mampukah Indonesia Capai Target 55 Emas?
Kontingen Indonesia saat melakukan defile di pembukaan SEA Games 2017, Malaysia (Foto:ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: SEA Games 2017, Malaysia sudah berjalan selama 10 hari sejak pembukaan. Dan sejauh ini, raihan kontingen Indonesia masih belum sesuai dengan target yang dicanangkan.

Hingga Senin 28 Agustus 2017 pukul 19:30 waktu setempat, kontingen Merah Putih masih tertahan di posisi lima klasemen sementara medali dengan raihan, 31 emas, 50 perak dan 58 perunggu.

Torehan ini masih jauh dari target yang dicanangkan Satlak Prima selaku perpanjangan tangan pemerintah. Seperti diketahui, kontingen Indonesia ditarget 55 medali emas, atau meraih hasil lebih baik dari SEA Games 2015 di Singapura di mana Indonesia meraih 47 medali emas dan menduduki posisi lima.

Peluang untuk merealisasikan target di atas masih mungkin diraih kontingen Indonesia di dua hari tersisa jelang penutupan SEA Games, 30 Agustus mendatang. Komandan kontingen (CdM) Indonesia Aziz Syamsuddin masih tetap optimistis kendati sadar bahwa itu bukan perkara mudah.

"Benar. Harus kerja keras. Semoga prediksi yang sebelumnya dicanangkan bisa terwujud di sisa waktu yang ada," kata Aziz Syamsuddin saat dikonfirmasi Antara di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (28/8/2017).
 

Baca: Gagal Penuhi Target Tiga Emas, Ini Analisis Susy Susanti


Aziz mengakui, minimnya medali emas yang diraih kontingen Indonesia di SEA Games kali ini antara lain disebabkan oleh banyaknya atlet unggulan yang justru gagal mencapai target.

Salah satu unggulan yang gagal menyumbangkan emas adalah atlet angkat besi Eko Yuli Irawan. Peraih perak Olimpiade ini harus mengakui keunggulan lifter asal Vietnam pada kelas 62 kg, Senin 28 Agustus.

Begitu juga dengan bulu tangkis. Dari tiga emas yang ditargetkan, baru satu yang direbut meski masih ada peluang untuk menambah lewat Jonatan Christie yang lolos ke final.

Hal serupa juga dialami pelari jarak jauh Agus Prayogo dan Triyaningsih yang gagal meraih medali emas di nomor lari 5000 meter. Mereka hanya meraih perunggu. Maria Londa yang digadang-gadang meraih dua emas dari lompat jangkit dan lompat jauh juga harus puas dengan medali perak.
 

Baca juga: Eko Yuli Dikalahkan Lifter 22 Tahun


Pencak silat nomor ganda putra yang menurunkan pasangan juara dunia, Hendi/Yolla, secara mengejutkan hanya mampu mendulang perak. Mereka ditaklukkan tuan rumah Malaysia yang akhirnya merebut emas.

Meski ada yang gagal, ada pula yang mampu melebihi target. Sebut saja panahan, karate, balap sepeda hingga wushu. Untuk balap sepeda yang sudah menyumbang dua emas dari nomor BMX masih berpeluang menambah medali di nomor track.

"Semoga kita mendapatkan tambahan emas. Masih banyak nomor yang dipertandingkan," kata Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari.

Selain dari balap sepeda, di sisa dua hari jelang penutupan, Indonesia masih berpeluang meraih medali emas di cabor Bulu Tangkis, pencak silat, ski air dan angkat besi.

Video: Lifter Surahmat Sumbang Medali Perak untuk Indonesia
 


(ACF)