Srikandi Cup 2018

Lolos ke Final, Pertahanan Surabaya Fever Jadi Sorotan

A. Firdaus    •    03 Februari 2018 01:05 WIB
basket putri
Lolos ke Final, Pertahanan Surabaya Fever Jadi Sorotan
Duel antara Surabaya Fever dengan Merah Putih Samator (Foto: Dok)

Surabaya: Tuan rumah Surabaya Fever memastikan langkahnya ke Final Srikandi Cup. Mereka menang di semifinal pertama Srikandi Cup seri 2 Surabaya usai mengalahkan tim asal Ibukota, Merah Putih Samator 83-52.

Bermain di kandang sendiri GOR Kertajaya, tim asuhan Wellyanto Pribadi langsung tancap gas di kuarter pertama 23-13. Kuarter berikutnya, kembali Fever memperbesar margin kemenangannya dengan mencetak 24 angka tambahan dan menutup babak pertama 47-22. 

Memasuki babak kedua, juara empat kali Kompetisi Basket Putri Nasional itu tidak sedikitpun mengendurkan pola permainannya. Bahkan, meskipun Wellyanto Pribadi memberikan banyak kesempatan jam terbang untuk para pemain mudanya, Fever tetap mampu menjaga konsistensinya dengan meraih kemenangan di dua kuarter tersisa 57-34, 83-52.

Klik di sini: Tips Jadi Perenang Hebat ala Siman Sudartawa

Pada pertandingan ini, dua pemain pilar Surabaya Fever yakni Natasha Christaline Debby dan Gabriel Sophia sama-sama berhasil mencetak 13 angka, disusul 10 poin yang dibuat oleh rekannya. 

Di kubu MP Samator, Michelle Kurniawan berhasil membuat sembilan poin dan empat rebound, diikuti oleh Christie Rumambi dengan torehan delapan poin dan tujuh rebound.

Meski menang, Wellyanto Pribadi mengaku tidak begitu puas dengan permainan timnya pada pertandingan hari ini. Bahkan menurutnya game semifinal hari ini merupakan pertandingan terburuk timnya selama Seri 2 berlangsung. Ia pun menyoroti buruknya pertahanannya timnya dan berpesan untuk tetap waspada di pertandingan puncak besok.

“Meski menang, saya rasa ini game yang paling buruk yang dilakoni Fever, terutama defense kami secara keseluruhan. Beberapa kali, kami kalah dalam penguasaan rebound padahal kami unggul secara postur tubuh dan pemain lawan size-nya lebih kecil dibandingkan tim saya," ujar Wellyanto. 

"Defense hari ini menjadi catatan serius. Besok hal ini tidak boleh terjadi lagi dan kami harus mengurangi turnovers (16 kali kesalahan yang dibuat pada hari ini), serta fokus dalam penguasaan rebound dan menjaga lini pertahanan," tegas Wellyanto Pribadi.



(FIR)