PON XIX/2016 Jawa Barat

23 Provinsi Ingin Penyelenggaraan PON yang Lebih Baik

Kautsar Halim    •    29 September 2016 16:19 WIB
pon 2016
23 Provinsi Ingin Penyelenggaraan PON yang Lebih Baik
Foto: Antara

Metrotvnews.com, Bandung: PON 2016 Jabar sudah memasuki hari terakhir atau tinggal melaksanakan upacara penutupan saja. Evaluasi penyelenggaraan langsung dilakukan seluruh pihak yang terkait, tak terkecuali  Kaukus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi se-Indonesia.

Seperti disampaikan koordinator Kaukus KONI Provinsi, Djamhuron P Wibowo, jalannya penyelenggaraan PON 2016 Jabar memang sudah baik. Namun, tetap ada beberapa hal yang harus dicermati.

"Apa yang terjadi di sini merupakan pengalaman berharga. Hal yang perlu ditindaklanjuti pada PON kali ini adalah seputar bidang pertandingan. Sementara untuk akomodasi peserta sudah sangat baik,” ujar Djamhuron dalam jumpa pers di media centre PON 2016 Jabar, Kamis (29/9/2016).

Bukan sekadar mengevaluasi secara lisan, ke-23 provinsi yang tergabung dengan Kaukus KONI Provinsi itu juga sudah menyetujui  rekomendasi untuk penyelenggaraan PON yang lebih baik. Rencananya, rekomendasi yang berisi delapan poin tersebut akan terus dikawal hingga KONI Pusat.

“Surat rekomendasi ini akan kami sodorkan di setiap kesempatan. Misalnya pada rapat anggota atau pertemuan antara KONI dengan Provinsi. Kami serahkan kepada KONI untuk meneruskan rekomendasi tersebut ke tingkat yang lebih tinggi, “ jelas ketua KONI Sulawesi Utara, Erickson Ludji, yang juga turut hadir dalam jumpa pers.

Penyelenggaraan PON 2016 Jabar memang tak lepas dari kendala. Event empat tahunan itu terbukti sempat terganggu dengan adanya aksi suporter yang berlebihan, pihak keamanan yang anarkis, atau wasit yang dianggap tidak adil.

Sementara itu, Kaukus KONI Provinsi memang sudah berdiri dan menyoroti penyelenggaraan PON sejak 2012. Ke-23 anggotanya saat ini adalah, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Aceh, Lampung, Bangka Belitung, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sulawesi Utara, Jambi, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, KIalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.


(ACF)