Mantan Ketua Umum PB Perpani A. Subowo Tutup Usia

Krisna Octavianus    •    14 Juli 2017 09:20 WIB
obituari
Mantan Ketua Umum PB Perpani A. Subowo Tutup Usia
A. Subowo Atmosardjono (Foto: istimewa)

Metrotvnews.com, Singapura: Kabar duka datang dari Pengurus Besar Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PB Perpani). Mantan Ketua umum masa bakti  2002--2006, A. Subowo Atmosardjono meninggal dunia pada Jumat dini hari WIB di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura dalam usia 80 tahun. 

Almarhum merupakan suami dari Rita Subowo, mantan Ketua umum Koni pusat 2007--2011 dan Ketua Umum KOI 2011--2015. Sekjen PB Perpani, Alman Hudrie menilai figur Subowo sangat berperan besar dalam memajukan olahraga panahan di Indonesia.

"Kami keluarga besar panahan merasa kehilangan figur yang sangat berperan memajukan olahraga panahan di tanah air ," kata Alman Hudrie di Jakarta jumat (14/7/2017) seperti rilis yang diterima Metrotvnews.com.

BACA: Sean Gelael Antusias Menatap GP Inggris

Selain itu, alhamarhum Subowo juga pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI). Hal itu seperti diungkapkan oleh wartawan senior Sumohadi Marsis.

"Bukan saja di panahan, almarhum juga pernah menjabat sebagai Kabid binpres PB PRSI kala itu ketua umumnya almarhum MF Siregar," ujar Sumohadi Marsis.

Bahkan, mantan Ketua Siwo PWI pusat, Atal S Depari memuji peran almarhum dibalik sukses penyelenggaraan Asian Beach Games 2008. "Almarhum Subowo berperan besar di balik sukses penyelenggaraan ABG pertama dan terjun langsung bersama ibu Rita," kenang Atal S Depari. 

Jenazah almarhum A. Subowo Atmosardjono akan diterbangkan dari Singapura jumat pukul 10.00 waktu setempat. Kemudian jenazah akan disemayamkan di rumah duka Jalan Bukit Golf I/pc 16 pondok Indah Jakarta Selatan. Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan di Cisarua, Bogor Jawa Barat.

Almarhum A. Subowo kelahiran Sungaigerong Sumatera Selatan 17 November 1936. Selain aktif di dunia olahraga Indonesia, almarhum Subowo dikenal sebagai tokoh perbankan Indonesia. Ia pernah menjadi direktur utama Bank Central Asia (BCA).

 


(KRS)