ASEAN School Games 2017

Bulu Tangkis dan Tenis Pastikan Medali Emas

Media Indonesia    •    19 Juli 2017 10:31 WIB
olahraga
Bulu Tangkis dan Tenis Pastikan Medali Emas
ASEAN School Games 2017

Metrotvnews.com, Singapura: Satu medali emas pasti menjadi milik Indonesia di cabang bulu tangkis ASEAN School Games 2017. Kepastian itu didapat tim 'Merah Putih' setelah terjadi all Indonesian final di nomor tunggal putra antara Handoko dan Yahya.

Dalam partai semifinal yang dilangsungkan di hall bulu tangkis Our Tampines Hub, Singapura, kemarin, Handoko Wijayanto memainkan kombinasi bertahan dan menyerang yang bagus sehingga mampu menyingkirkan unggulan satu asal Malaysia Chia We Jie dalam pertarungan dua set langsung 22-10 dan 21-13.

Pada semifinal tunggal putra kedua, Nur Yahya Velaini tampil taktis sehingga tanpa ampun menghabisi wakil Malaysia Lim Chong King, juga dua set langsung 21-17, 21-18. Pelatih tim putra bulu tangkis Indonesia di ASG 2016, Luluk Hadiyanto, menyatakan hasil itu cukup mengejutkan karena Indonesia sejatinya hanya menurunkan tim lapis ketiga.

Baca: Liliyana Berjuang Melawan Cedera Jelang Kejuaraan Dunia


"Anak-anak sudah berjuang maksimal dan bisa mengalahkan unggulan. Itu saja sudah patut diapresiasi karena kita datang dengan membawa tim lapis ketiga, sedangkan lawan turun dengan kekuatan utama," ujar Luluk.

Selain tunggal putra, Indonesia juga berkesempatan meraih medali emas di ganda putri yang meloloskan satu pasangan. Elvira Arumningtyas/Elizabeth Jovita menyudahi perlawanan pasangan Malaysia Yap Ling/Ng Wan Win 21-18, 21-17. Di final, mereka kembali berhadapan dengan ganda putri asal negeri jiran itu, Pearly Tan/Toh E W, yang di semifinal kemarin menumbangkan pasangan Indonesia Mia Dian Nurlia/Ayu Gary Maharani 21-16, 21-12.

"Di atas kertas, kualitas permainan masih tinggi mereka (Malaysia), tapi kita harapkan pasangan kita bermain bagus di final," kata pelatih ganda putri, Dwi Agustiawati.

Indonesia juga gagal membuka peluang di nomor lainnya setelah ganda campuran M Rezky/Mia Dian Nurlia kalah dari pasangan Malaysia Pearly Tan/Chang Yee Jun dengan 17-21, 16-21. Semua wakil yang gagal di semifinal akan mendapat perunggu.

Baca: Hamilton Belum Terpikirkan untuk Pensiun


All Indonesian final juga akan terjadi di nomor ganda putri cabang tenis. Ganda putri Shevita Aulana/Putri Sanjung Insani melaju ke final setelah menyingkirkan pasangan Thailand Sawangkaew/Romklao dengan 7-6, 2-6, 7-6. Di partai puncak, mereka akan berhadapan dengan ganda Indonesia juga, Fadona Kusumawati/Novela. Selain di ganda putri, tenis juga memiliki wakil di final nomor ganda putra, tapi pelatih Suharyadi tidak membebankan medali emas karena akan melawan unggulan pertama asal Thailand.

Di cabang atletik, Indonesia memastikan menambah lima perak di hari terakhir pertandingan yang berlangsung di Bishan Stadium, kemarin. Dengan demikian, cabang atletik mengumpulkan 1 emas, 11 perak, dan 5 perunggu alias sangat jauh dari target semula yang sampai harus meraih 10 emas.

Video: JK Tinjau Kesiapan Atlet Taekwondo dan Voli Jelang SEA Games
 


(ASM)