Fadli Berharap Calon Presiden yang Perhatian terhadap Olahraga

M. Rizky Adhestian    •    17 Oktober 2018 19:18 WIB
soccertainmentpemilihan presidenAsian Para Gamespilpres 2019
Fadli Berharap Calon Presiden yang Perhatian terhadap Olahraga
Muhammad Fadli Immamuddin (Foto Medcom.id/ M. Rizky Adhestian)

Jakarta: Peraih medali emas Asian Para Games 2018, Muhammad Fadli Immamuddin, berharap calon presiden Indonesia berikutnya memerhatikan olahraga. Sebab, olahraga dinilai menjadi salah satu media yang dapat mengharumkan nama bangsa.

Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden Indonesia 2019 memang menyita perhatian seluruh elemen masyarakat dari berbagai kalangan. Tak terkecuali, Fadli yang baru saja mengharumkan Merah Putih lewat cabang olahraga para cycling Asian Para Games 2018.

Seperti masyarakat pada umumnya, Fadli berharap pemimpin Indonesia terpilih nantinya bisa bersikap adil dalam memberikan servis di setiap lapisan masyarakat. Namun, sebagai atlet, ia sangat berharap dapat perhatian lebih dari pemerintah di bidang olahraga.

Baca: Dari Bonus, Fadli Ingin Berangkatkan Umroh Orang Tua

"Sebagai warga negara, saya menginginkan kemajuan untuk Indonesia, terutama di bidang olahraga. Karena bagaimana pun, olahraga itu bisa mengangkat nama negara," kata Fadli di Jakarta pada Rabu (17/10).

"Saya berharap pemimpin yang adil, memikirkan rakyat kecil, dan menekan kesenjangan sosial yang saat ini masih tinggi," lanjut dia.

Lebih spesifik lagi, ia berharap pemerintah memberi perhatian pada persiapan setiap atlet yang berusaha mengikuti kompetisi akbar. Perhatian yang dimaksudkan meliputi kesejahteraan atlet, akomodasi selama persiapan, dan peralatan-peralatan yang tidak kalah bersaing dari negara lain.

"Pemerintah harus lebih mendukung, contohnya saya lagi butuh dukungan untuk mengikuti Paralympic (Tokyo 2020). Bantuan dari pemerintah itu harus, karena untuk sampai ke sana tidak mudah. Jangan sampai kita kalah peluru (alat-alat) dari negara lain," ujar Fadli.

Kini, Fadli menargetkan untuk berprestasi di ASEAN Para Games 2019 Manila. Ia juga bersiap untuk mengunci tiket Paralympic Tokyo 2020, dengan cara mengikuti setiap event kejuaraan dunia di Eropa, untuk mendapatkan minimal peringkat enam besar Asia.




(FIR)