Kembali Terpilih, Ketum IKASI akan Perbanyak Pelatih Anggar di Indonesia

Rendy Renuki H    •    02 Desember 2018 16:25 WIB
olahraga
Kembali Terpilih, Ketum IKASI akan Perbanyak Pelatih Anggar di Indonesia
Suasana musyawarah nasional PB IKASI di Bali, Sabtu 1 Desember (Istimewa)

Jakarta: Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) kembali melantik Agus Suparmanto menjadi Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) IKASI untuk masa bakti 2018--2022 setelah terpilih secara aklamasi dalam musyawarah nasional di Bali, Sabtu 1 Desember.

Dalam Munas Ikasi yang diikuti oleh 29 Pengurus Provinsi Ikasi dari seluruh Indonesia tersebut, Agus menyebutkan bahwa dirinya akan kembali memusatkan perhatian pada perkembangan atlet anggar di Indonesia.

"Ada beberapa hal yang akan menjadi perhatian saya ke depannya terkait dengan peningkatan kualitas atlet anggar di Indonesia, salah satunya adalah sarana prasarana, serta ketersediaan pelatih di tiap-tiap daerah." ujarnya.

Oleh karenanya dalam masa kepengurusan empat tahun ke depan, guna meningkatkan prestasi para atlet anggar di kancah internasional, Agus akan fokus pada ketersediaan sarana, prasarana serta pelatih.

"Jika orang tertarik untuk terjun pada dunia anggar, namun tidak ada tempat latihan, atau sebaliknya, tempat latihan ada, tapi tidak ada pelatihnya, tentu itu akan menjadi hambatan bagi pembibitan calon-calon atlet baru, kedepannya kita akan membenahi hal tersebut." sambungnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Surya Dharma yang turut hadir mewakili Ketua KONI Pusat yang berhalangan hadir. "Apa yang sudah dilakukan Pak Agus selaku Ketua PB IKASI empat tahun belakangan saya nilai sangat bagus dan excellent, saya harapkan apa yang beliau lakukan kedepannya dapat berlanjut secara simultan," ungkap Surya.

"Induk cabang olahraga anggar harus selalu ditangani oleh para pemangku organisasi yang memiliki kepedulian yang tinggi, serta dedikasi, komitmen, dan leadership manajerial yang mumpuni, dan hal ini saya lihat ada pada diri Ketua Umum PB IKASI," sambungnya.

Surya Dharma sepakat dengan hambatan yang terjadi dalam perkembangan dunia anggar Indonesia, menurutnya substansi untuk memajukan dunia anggar adalah pada sumner daya manusia (SDM) nya, khususnya pada pelatih itu sendiri.

"Kita membutuhkan tambahan pelatih dengan kemampuan kelas internasional, dimana nanti kita akan dapat serap ilmunya, begitu pula dengan sarana dan prasarana nanti akang mengikuti sesuai dengan kualitas dan kemampuan teknikal yang pelatih tersebut inginkan," ujarnya.

Menurut Surya Dharma, melalui program yang tepat dan terukur, disertai dengan dedikasi dan semangat yang tinggi dari seluruh jajaran PB Ikasi, ia yakin kedepannya PB Ikasi akan mampu mensejajarkan diri atau bahkan melampau para competitor anggar di kawasan.

Sementara itu, Ketua Panitia Munas Ikasi, Abraham Arief, menyebutkan bahwa pada Munas kali ini, selain memilih Ketua Umum PB Ikasi untuk masa jabatan 2018 hingga 2022, juga akan dilakukan evaluasi atas kinerja periode 2014 hingga 2018.

"Kita juga akan merumuskan program kerja untuk ke depan, tentunya terkait dengan pembinaan atlet dan pelatih, sehingga kedepannya dapat memberikan kontribusi dan prestasi yang terbaik baik di tingkat regional maupun internasional," pungkasnya.

 


(REN)