Jelang Asian Games 2018

Andalkan Pekerja Asing, Velodrome Belum Tentu Lulus Sertifikasi

Krisna Octavianus    •    05 April 2018 13:46 WIB
asian games 2018
Andalkan Pekerja Asing, Velodrome Belum Tentu Lulus Sertifikasi
Velodrome Rawamangun. (Foto: medcom.id/Krisna Octavianus)

Jakarta: Velodrome Rawamangun terus berbenah jelang Asian Games 2018 yang semakin mendekat. Meski mengandalkan pekerja asing, trek untuk Velodrome ternyata belum tentu lulus sertifikasi Federasi Sepeda Dunia (UCI).

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang ditunjuk untuk merenovasi Velodrome menyerahkan pembuatan trek kepada kontraktor asal Jerman, VeloTrack. 14 pekerja asing dari Jerman khusus didatangkan untuk mengerjakan bagian treknya saja.

Meski sudah mendatangkan pekerja asing dan mengandalkan kontraktor yang sudah paham akan trek sepeda dalam ruangan, sertifikasi belum tentu didapat dari UCI. Banyak aspek yang akan dinilai, bukan cuma kayu untuk lintasan saja yang diperhatikan UCI.

Baca: Ini Alasan 14 Pekerja Asing Garap Trek Velodrome


"Proses sertifikasi, jika trek selesai, misalnya April maka Mei nanti ada kunjungan dari UCI untuk melakukan beberapa proses, salah satunya homologasi. Mereka lihat dulu, apa yang kurang, baru nanti asesornya datang," ujar Satya Heragandhi, CEO PT Jakpro.

Baca: Material Impor dari Jerman Hambat Penyelesaian Equestrian Park


"Saya tidak tahu, kita berharap saja (tidak ditolak). Soalnya pengalaman di beberapa negara ditolak (sertifikasinya) karena kayunya. Tetapi (kayu) siberian siprus yang dari awal direkomendasikan. Meski begitu, tak cuma kayu yang dinilai, tapi ada kemiringan, ada ratanya, segala macam. Nanti UCI yang akan menilainya," sambungnya.

Dengan pengerjaan trek sudah berjalan, Satya yakin Velodrome yang awalnya ditargetkan selesai pada Juni, akan selesai lebih cepat, yakni pada Mei. Termasuk penyelesaian eksterior di luar gedung dan venue.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Renovasi Velodrome akan Selesai Mei


(ASM)