Perayaan Haornas 2017

Menpora Pimpin Seremoni Penyatuan Tanah dan Air Indonesia

Kautsar Halim    •    08 September 2017 23:54 WIB
olahraga
Menpora Pimpin Seremoni Penyatuan Tanah dan Air Indonesia
Seremoni penyatuan tanah dan air Indonesia. (Foto: Humas Kemenpora)

Metrotvnews.com, Magelang: Perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) masih tersisa sehari lagi. Namun euforianya sudah terasa sejak sehari sebelumnya atau pada Jumat 8 September di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jawa Tengah. 

Stadion Moch Soebroto memang ditugaskan untuk menggelar puncak perayaan Haornas yang jatuh pada Sabtu 9 September. Oleh karena itu, berbagai kegiatan seru sudah mulai diadakan beberapa hari sebelumnya.


Klik: Petrucci Bikin Kejutan di Sesi Latihan Bebas Kedua


Berdasarkan rilis yang diterima Metrotvnews.com, terdapat ribuan pengunjung yang turut menyemarakkan rangkaian kegiatan Haornas. Mereka larut dalam suka cita untuk mengikuti senam massal, tirakatan, serta pagelaran seni wayang.

"Kegiatan yang digelar berturut-turut selama beberapa hari ini memang sengaja menjadi rangkaian perayaan Haornas. Gebyar dilakukan agar hari besarnya insan olahraga ini benar-benar terasa di masyarakat," tutur Yulianto selaku sutradara acara, Jumat (8/9/2017).

Selain rangkaian acara yang disebutkan di atas, perayaan puncak Haornas juga diiringi berbagai kegiatan olahraga yang menarik. Di antaranya, Liga Pelajar Piala Menpora U-14 dan U-16, serta pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara yang merupakan gelaran sepeda santai massal seluruh Indonesia. 


Klik: Ronald/Annisa Saufika Melenggang ke Semifinal


Rencananya, puncak perayaan Haornas 2017 akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo. Namun karena padatnya agenda, rencana tersebut urung terlaksana. Kendati demikian, presiden sudah memerintahkan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi untuk menggantikannya memimpin acara.

Menpora sendiri sudah berada di Magelang dan mengikuti beragam rangkaian kegiatan perayaan Haornas sejak Jumat 8 September. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah melakukan seremoni penyatuan tanah dan air Indonesia yang diwakili dari 90 Kabupaten/Kota di setiap provinsi.

Seremoni itu sekaligus juga menandai peletakan batu pertama pembangunan Monumen Tanah Air Persatuan yang berada di Gunung Tidar, Magelang. (RO)

 


(ACF)