Jelang Asian Games 2018

Jusuf Kalla Resmikan Ruang Kendali dan Monitor Asian Games

Kautsar Halim    •    31 Januari 2018 14:23 WIB
jusuf kallaasian games 2018
Jusuf Kalla Resmikan Ruang Kendali dan Monitor Asian Games
Wapres Jusuf Kalla didampingi Ketua KOI Erick Thohir, Ketua KONI Tono Suratman, CdM Kontingen Indonesia Syafruddin-Medcom.id/Kautsar Halim

Jakarta: Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK), Rabu 31 Januari 2018, mengunjungi markas Indonesian Asian Games Organizing Committee (INASGOC) atau panitia Asian Games di Wisma Serbaguna, Senayan, Jakarta. JK selain memantau kesiapan INASGOC sekaligus meresmikan Main Operation Center (MOC).

MOC merupakan ruang kendali dan monitor yang dilengkapi dengan 24 layar pemantau. Nantinya, semua kegiatan yang dilakukan seluruh deputi di INASGOC, yakni Games Operation, Administration, Support dan Security, bisa terpantau dari sana.

JK tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Ia langsung masuk ke dalam ruang MOC ditemani Ketua Pelaksana Asian Games 2018 Erick Thohir, Ketua KONI Tono Suratman, dan CdM Kontingen Indonesia Komjen Syafruddin. Setelah memantau tertutup selama 30 menit, JK keluar dan meresmikan ruang kendali tersebut.

Baca juga: Maybank Bali Marathon 2018 Mulai Start 9 September


Wapres Jusuf Kalla saat mengunjungi ruangan monitor dan kendali Asian Games-Medcom.id/Kautsar Halim

Secara keseluruhan, JK puas dengan ketersediaan MOC tersebut. Namun, kelengkapan canggih itu tetap harus diujicoba terlebih dahulu sebelum digunakan saat Asian Games 2018. Menurutnya, test event adalah momen tepat untuk menjajal semua kesiapan, termasuk MOC.

"Test event sangat bermanfaat bagi kita sebagai tuan rumah untuk menguji semua komponen terkait. Mulai dari menerima kedatangan atlet atau ofisial, kesiapan desa atlet, menangani pertandingan, sarana Teknologi Informasi (IT)," ujar JK dalam jumpa pers peresmian MOC.

Test event dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 8-15 Februari mendatang. Meski uji coba, test event bakal diikuti 1.000 atlet dan ofisial dari 18 negara peserta yang terdaftar. 

Delapan cabang olahraga (cabor) akan dipertandingkan dalam test event itu. Cabor panahan, atletik, bola basket 5x5, dan voli indoor digelar di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan. Sedangan cabor tinju, taekwondo, dan angkat besi berlangsung di JIEXPO Kemayoran. Sementara pencak silat di Padepokan TMII, Jakarta Timur.

Baca juga: Roger Federer: Usia hanya Angka Semata

"Dalam rangka menyambut invitation tournament, MOC ini diresmikan dan menjadi pusat kontrol seluruh kegiatan terkait Asian Games. Informasi yang tersedia di MOC ini sangat penting karena semua terpantau langsung dan bisa diambil tindakan jika terjadi sesuatu yang penting," lanjut JK.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Erick Thohir, di MOC bisa terpantau semua kegiatan yang menjadi tanggung jawab INASGOC. Beberapa di antaranya, kamera pantau (cctv) untuk stadion utama, desa atlet, info lalu lintas, jadwal pertandingan, serta Asian Games Information (AGIS).

"Dengan diresmikan ruang MOC ini, markas INASGOC akan menjadi pusat kegiatan seluruh penyelenggaraan dan semua dikendalikan melalui teknologi terkini dan update," pungkas Erick.

Untuk menyambut test event, MOC memang hanya mengoperasikan 24 layar pemantau. Jumlah tersebut akan menjadi 48 layar saat Asian Games berlangsung. Selain itu, jangkauannya juga akan diperluas hingga ke berbagai venue di Jawa Barat dan Palembang.

Video: Juara Australia Terbuka 2018 Pamer Piala
 


(RIZ)