Jelang Asian Games 2018

Meliput Asian Games 2018, Wartawan Asing Wajib Memiliki Visa

A. Firdaus    •    27 November 2017 19:25 WIB
asian games 2018
Meliput Asian Games 2018, Wartawan Asing Wajib Memiliki Visa
Kepala Sub Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Hongky Juanda (paling kiri). (Foto: Dok. INASGOC)

Jakarta: Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mewajibkan bagi para wartawan asing untuk memiliki visa jika ingin meliput Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Hal tersebut ditekankan oleh Kepala Sub Direktorat Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Hongky Juanda.

Bagi para wartawan atau jurnalis asing yang ingin mendapatkan visa harus melalui Tim Kunjungan Orang Asing untuk Jurnalistik. Nantinya mereka berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) sebagai leading sektornya.

"Jadi tidak cukup hanya akreditasi bagi wartawan asing yang dikeluarkan panitia Asian Games (INASGOC) untuk bisa masuk ke Indonesia. Mereka yang datang dalam rangkaian meliput Asian Games 2018 wajib memiliki visa. Aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah ini wajib dipatuhi," ujar Hongky dalam Asian Games Media Forum di Hotel Century Park, Senin 27 November 2017.

Meski demikian, Ditjen Imigrasi juga enggan memberatkan atau mempersulit para wartawan asing. Untuk itu, visa yang mereka buat tidak dipungut biaya serupiah pun.

Baca: INASGOC Janjikan Pelayanan Khusus untuk Media di Asian Games 2018


"Visa itu tidak memberatkan karena diberikan dengan biaya Rp 0,- berdasarkan surat keputusan Menkumham tentang persetujuan pengenaan tarif Rp.00 (nol rupiah) atau US $0,00 (nol dollar Amerika) bagi wartawan asing peliput Asian Games. 2018," terang Hongky.

"Tapi dengan catatan mereka harus termasuk di dalam Akredetasi yg diberikan oleh National Olympic Commite (NOC) mereka. Cukup tinggal apply saja ke Kedutaan Besar RI di negaranya masing-masing," sambungnya.

Selain untuk meningkatkan kewaspadaan menurut Hongky, penerapan visa ini demi menyukseskan pegelaran Asian Games itu sendiri. Bukan tak mungkin, ada pihak yang memiliki tujuan tertentu di luar kepentingan Asian Games.

"Penerapan visa ini sudah sesuai dengan kebijakan selektif keimigrasian Indonesia. Prinsipnya kami siap menyukseskan Asian Games 2018," harapnya.

Untuk memperlancar masuknya para atlet, ofisial, dan media ke Asian Games 2018, Ditjen Imigrasi akan menyiapkan jalur khusus bagi yang masuk dari empat bandara. Yakni, Bandara Soekarno-Hatta (Banten), Halim Perdana Kusuma (Jakarta), Husein Sastranegara (Bandung), dan Sultan Machmud Badaruddin II (Palembang).

Video: Valtteri Bottas Menangi GP Abu Dhabi


(ASM)