Wakil Tangerang dan Kediri Juara Pemuda Inspiratif 2018

Rendy Renuki H    •    11 November 2018 23:16 WIB
berita kemenpora
Wakil Tangerang dan Kediri Juara Pemuda Inspiratif 2018
Para pemenang final Pemuda Inspiratif 2018 yang digelar di Serang, Banten, Minggu (11/11) (Dok. Kemenpora)

Jakarta: Program Pemuda Inspiratif 2018 yang digelar di 16 kota dari delapan provinsi sejak September resmi ditutup di Serang, Banten, Minggu 11 November. Wakil pemuda dari Tangerang dan Kediri keluar sebagai juara salah satu program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini.

Reza Hamzi, pemuda yang mewakili Kota Tangerang menjadi juara lewat idenya memaksimalkan potensi daerah. Ia memproduksi sari buah brenuk menjadi minuman kesehatan sebagai alternatif pengganti kopi.

"Sari buah brenuk dapat dijadikan minuman, sedangkan cangkangnya dapat dijadikan pot tanaman. Inilah yang membuat saya menciptakan produk ini sekaligus untuk memaksimalkan potensi masyarakat lewat koperasi," kata Reza.

Sementara, Winda Firdayanti asal Kediri keluar sebagai juara di kategori putri. Idenya menciptakan I-Was (mesin pengolah sampah dan limbah) mengantarkannya menjadi pemenang mengalahkan 30 peserta lainnya.

Sampah dan limbah organik yang dioleh dengan mesin ciptaannya bisa dijadikan pakan ikan. Sehingga memberikan dampak positif menurunkan volume sampah di lingkungan sekitarnya.

"Setiap hari ada 234 kilogram sampah organik di lingkungan sekitar saya yang kurang dimanfaatkan dan dimaksimalkan. Saya pun mencetuskan ide I-Was ini," tutur Winda.

Terpilihnya pemenang di putra-putri Pemuda Inspiratif 2018 turut diapresiasi Kemenpora. Asisten Deputi Standarisasi dan Infrastruktur Pemuda Kemenpora, Zainal Aminin, mengatakan kegiatan ini terus menginspirasi para pemuda Tanah Air.

"Kegiatan yang terus memberikan inspirasi bagi masyarakat harus terus dilanjutkan. Para peserta Pemuda Inspiratif, terutama para finalis dapat memberikan inspirasi bagi para pemuda di lingkungan mereka," ujar Zainal.

Selain Reza dan Winda, panitia Pemuda Inspiratif juga memberikan penghargaan kepada juara kedua dan ketiga. Arman Maulana asal Purwakarta menjadi juara kedua dengan ide "Dari Limbah Jadi Rupiah", dan juara kedua kategori putri dimenangi Sri Maulina dari Banda Aceh dengan ide E-Doll.

Peringkat ketiga dimenangi oleh Robby Wahyu Riyadi dari Padang dengan ide "Tanah Ombak". Sedangkan di kategori putri, juara ketiga dimenangi wakil Tangerang, Sandika Dewi Rosalini dengan ide aplikasi "Speak Disability Academy".

 


(REN)