Jelang Asian Games 2018

Sambut Asian Games, Kemenkes Sediakan 25 Ambulans ICU

Krisna Octavianus    •    04 April 2018 12:01 WIB
asian games 2018
Sambut Asian Games, Kemenkes Sediakan 25 Ambulans ICU
Mobil Ambulans. (Foto: medcom.id/Krisna Octavianus)

Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyediakan 25 unit ambulans ICU untuk Asian Games 2018. Ambulans itu nantinya tidak hanya berfungsi sebagai transportasi medis tapi sebagai sarana medis selama di perjalanan menuju UGD.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Emergency Indonesia, Bobi Prabowo mengatakan ambulans itu fungsinya untuk menangani kegawatan yang mengancam nyawa. Sehingga, ambulans itu bukan hanya alat transportasi medis, tetapi untuk melakukan pelayanan medis di dalam ambulans.

"Di dalam ambulans ada perlengkapan ventilator, mintor, dan defibrilator. Di lapangan, kita punya 25 ambulans, itu dilengkapi dengan dokter dan perawat yang saat ini sudah kota latih terus," ujar Bobi kepada wartawan di Kantor Kemenkes, Rabu 4 April 2018.

Baca: Sambut Asian Games, Kemenkes Gelar Simulasi Penanganan Cedera


Ambulans yang juga disebut ambulans VIP ini nantinya akan mengurangi jeda yang terjadi dari tempat kejadian ke rumah sakit. Dalam ambulans ini, alat-alat seperti yang ada di UGD rumah sakit sudah tersedia.

"Harusnya tidak boleh ada jeda dari lapangan ke UGD. Jadi, penanganan dari lokasi kejadian sampai UGD itu menjadi suatu kesinambungan," lanjutnya.


Kondisi di dalam mobil ambulans. (Foto: medcom.id/Krisna Octavianus)

Cabang olahraga yang sangat berisiko, seperti sepak bola, silat, sepeda, marathon, itu yang diprioritaskan. Dalam satu unit ambulans terdapat dua perawat dan satu dokter.

Sebagai informasi, ambulans bermerk Mercedes ini memiliki harga Rp1,6 miliar. Sementara itu, untuk keseluruhan, Kemenkes menyiadakan 218 ambulans untuk Asian Games yang tersebar di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: Kunjungi Venue Asian Games, Media Asing Keluhkan Kemacetan Jakarta


(ASM)