Satria Muda Juara IBL 2017--2018

Kautsar Halim    •    22 April 2018 23:53 WIB
bola basket
Satria Muda Juara IBL 2017--2018
Sejumlah pebasket dan ofisial tim Satria Muda meluapkan kegembiraan setelah mengalahkan Pelita Jaya dalam gim ketiga final IBL 2018 di Jakarta, Minggu (22/4). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta: Satria Muda Pertamina (SM) berhasil menaklukkan Pelita Jaya Basketball (PJ) pada laga pamungkas final Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Pertalite 2017--2018. Dengan begitu artinya, Satria Muda telah memastikan diri keluar sebagai juara.

Laga pamungkas final best of three berlangsung di Hall A Basket Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Minggu 22 April. Saat itu, Satria Muda menang atas Pelita Jaya dengan skor, 69-64.     

Kedua tim sudah langsung menurunkan para pemain terbaiknya sejak awal. Dari Pelita Jaya diperkuat dua pemain senior Amin Prihantono dan Xaverius Prawiro, sedangkan Satria Muda memainkan Hardianus, Christian "Dodo" Sitepu dan Jamarr
Johnson.
 

Klik: Pembalap Bogor Juara Mens Elite IDH Seri 1


Satria Muda unggul tiga poin lebih dulu saat memulai laga. Itu diraih lewat lemparan bebas Lowhorn dan tembakan dua angka Andre Johnson. Perlahan tapi pasti, Satria Muda berhasil menjauhi raihan poin Pelita Jaya, hingga akhirnya mereka unggul pada kuarter pertama dengan skor, 21-11.

Lemparan dua angka dari Lowhorn membuka kuarter kedua. Namun, Pelita Jaya mampu membalasnya dengan lemparan tiga angka Bradford. Setelah itu, kedua tim saling jual beli serangan dan jarang menyia-nyiakan peluang yang ada. Dengan begitu, keunggulan Satria Muda tetap bertahan dengan skor, 35-25.

Laga semakin ketat saat memainkan kuarter ketiga. Saat itu, Bradford sudah melakukan pelanggaran ketika laga baru dimulai. Hasilnya, Pelita Jaya mendapat hadiah dan bisa memperbesar keunggulan dengan skor, 37-25.
 

Klik: Tanpa Atlet Nasional, Persaingan IDH Seri 1 Terbuka Lebar


Meski dengan semangat luar biasa dari pendukung tuan rumah, PJ tampak tidak  bisa keluar dari tekanan SM yang luar biasa dengan berbagai serangannya. Tiga angka dari Giles lewat lemparan dua angka dan satu lemparan bebas, menutup kuarter ini dengan keunggulan Satria Muda, 54-42 

Pelita Jaya sempat tertinggal hingga 15 poin ketika memainkan kuarter keempat. Namun, mereka tidak menyerah begitu saja dan mampu memangkasnya hingga berjarak tiga angka. Arki Dikania punya peran penting dalam kemenangan Satria Muda karena berhasil mencetak dua gol penutup Satria Muda.

Andre Johnson menjadi pemain terbaik Satria Muda dengan membuat dengan membuat 21 poin, lima rebound dan dua assist. Sementara itu, di kubu Pelita Jaya ada Wayne Bradford yang membuat 26 poin, tiga rebound dan tiga assist. (ANT)




(KAU)