Islamic Solidarity Games (ISG) 2017

Tantangan Indonesia di ISG 2017 Makin Berat

Kautsar Halim    •    19 Mei 2017 20:05 WIB
olahraga
Tantangan Indonesia di ISG 2017 Makin Berat
Suasana makan malam kontingen Indonesia di ISG 2017. (Foto: Humas KOI)

Metrotvnews.com, Baku: Indonesia masih kesulitan untuk menjadi yang terbaik di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2017. Meski begitu, bukan berarti para atlet Tanah Air tidak berjuang keras untuk merebut prestasi.

Muddai Madang selaku Wakil ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan juga wakil ketua CDM Indonesia di Islamic Solidarity Games (ISG) IV mengatakan, para atlet Indonesia sudah bertanding dengan baik dan berhasil mengumpulkan  medali sesuai target.


Klik: McGregor Tanggapi Serius Tantangan Floyd Mayweather


Namun, prestasi lebih tinggi terbilang sulit didapat karena atlet-atlet dari negara peserta lainnya telah mengalami perkembangan pesat. Selain itu, fokus kontingen Indonesia juga harus terbagi dengan adanya event SEA Games 2017 di Malaysia pada Agustus mendatang. Saat ini, Indonesia sedang berada di peringkat enam klasemen sementara ISG 2017. Posisi itu didapat setelah mengumpulkan 6 emas, 25 perak dan 20 perunggu.

“ISG kali ini kualitas atletnya jauh lebih ketat dibanding ISG sebelumnya. Artinya, atlet-atlet yang berlaga sekarang ini banyak yang malang melintang di berbagai kompetisi Eropa," kata Muddai disela acara jamuan makan malam bersama kontingen Indonesia di Atatur Park Baku, Kamis (18/5/2017).


Klik: Lewis Hamilton Menikmati Perlawanan Sebastian Vettel


Meski minim peluang, harapan Indonesia untuk menembus urutan lima besar tetap terbuka. Pasalnya, masih ada beberapa cabang olahraga unggulan yang belum dimainkan.

“Kita masih ada pertandingan cabor loncat indah, wushu dan basket 3x3. Mudah-mudahan masih tetap bisa masuk lima besar,” tutup Muddai sembari memotivasi seluruh atlet. (RO)


(KAU)