Maria Sharapova

Bouchard Mengkritik Comeback-nya Sharapova

Antara    •    27 April 2017 20:38 WIB
tenis
Bouchard Mengkritik <i>Comeback</i>-nya Sharapova
Maria Sharapova (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Istanbul: Petenis Kanada Eguenie Bouchard mengkritisi Asosiasi Tenis Wanita (WTA) yang kembali memberikan kesempatan bertanding di berbagai ajang bagi Maria Sharapova setelah skorsing 15 bulan.

Bouchard bahkan menyebut petenis cantik Rusia yang terkena pelanggaran doping itu sebagai "sosok yang curang" yang semestinya tidak boleh bermain lagi.

Sharapova baru saja menaklukkan petenis Italia Roberta Vinci pada putaran pertama Grand Prix Stuttgart, Rabu, setelah mendapatkan "wild card" kontroversial untuk turnamen itu, di mana ia telah kehilangan semua poin peringkatnya akibat skors yang diterimanya.

Baca juga: Catat Hattrick Juara, Jakarta Elektrik PLN Diminta Pertahankan Performa

Sharapova diskors dua tahun setelah hasil tesnya di Australia Terbuka 2016 positif meldonium, obat terlarang. Obat yang dikonsumsi mantan petenis peringkat satu dunia itu masuk dalam daftar obat-obatan yang sah dalam peraturan, namun kemudian diklasifikasikan ulang sebagai bahan terlarang.

Pengadilan Arbitrase Olahraga kemudian mengurangi hukuman Sharapova menjadi 15 bulan, saat menemukan fakta bahwa Sharapova tidak "berniat menjadi atlet yang mengonsumsi doping.

Terdapat beberapa derajat kesalahan karena Sharapova mengandalkan agennya untuk memeriksa perubahan daftar zat-zat terlarang dan gagal memastikan dirinya memeriksa ulang daftar tersebut.

Baca juga: Rafael Nadal Raih La Decima Monte Carlo Masters

Bouchard, finalis Wimbledon 2014, mengatakan kepada surat kabar yang berbasis di Istanbul TRT World dalam wawancara, bahwa hal itu merupakan contoh buruk.

"Ia curang dan menurut saya seseorang yang curang di olahraga apapun sebaiknya tidak dapat diizinkan untuk kembali bertanding di olahraga." 

"Ini begitu tidak adil untuk semua petenis lain yang melakukan hal-hal yang baik dan benar. Menurut saya WTA telah mengirim pesan yang keliru terhadap anak-anak muda."

"Berbuat curanglah dan kami akan menyambut Anda kembali dengan tangan terbuka."

"Menurut saya hal ini tidak benar dan (Sharapova) tentu saja bukan seseorang yang dapat saya katakan bahwa saya mengidolakannya." 

Sharapova, yang akan berhadapan dengan petenis Rusia Ekaterina Makarova pada putaran kedua di Stuttgart pada Kamis malam, juga mendapat undangan untuk bermain di Madrid dan Roma, dan akan mengetahui pada Mei apakah dirinya akan mendapatkan "wild card" untuk Prancis Terbuka.

Video: Preview Manchester United vs Manchester City
 


(RIZ)