SEA Games 2017

Ahmad Sutjipto: Masalah Performa Atlet, itu Urusan Satlak Prima

Krisna Octavianus    •    15 Mei 2017 18:36 WIB
sea games 2017
Ahmad Sutjipto: Masalah Performa Atlet, itu Urusan Satlak Prima
Ketua Satlak Prima Ahmad Sutjpto (Istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sebagai sebuah badan bentukan pemerintah, bertanggung jawab soal performa atlet Indonesia di ajang multievent sekelas SEA Games. Melalui ketuanya, Ahmad Sutjipto, Satlak Prima membeberkan cara-cara inovatif dalam membantu meningkatkan performa atlet.

SEA Games 2017 tinggal tiga bulan lagi. Diharapkan para atlet Indonesia bisa berprestasi. Tak seperti SEA Games 2015 Singapura yang finish di peringkat kelima, jelang SEA Games 2017 Malaysia, Satlak Prima punya cara tersendiri untuk mengangkat prestasi atlet Indonesia, terutama terkait performanya.

Ketua Satlak Prima Ahmad Sutjipto membeberkan, pihaknya memiliki indikator performa yang dirancang sendiri bagi atlet. Ada elemen di indikator yang bisa memantau keadaan atlet sampai tiba waktunya SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

Baca juga: Enam Cabor jadi Andalan Indonesia di SEA Games 2017

"Menetapkan target itu tidak gampang, karena target itu harus realistis berdasarkan indikator performa yang kita setting. Indikator performa itu elemen-elemennya: kapasitas fisik, rasio kalah-menang, rasio selama Pelatnas atau try out, kompetensi teknik, riwayat kesehatan (risiko cedera), dan benchmarking. Benchmarking adalah posisi atlet di antara kompetitor-kompetitor utamanya," ungkap Pak Cip -sapaan Ahmad Sutjipto- kepada Metrotvnews.com, Senin 15 Mei 2017.

"Kalau cabang olahraga terukur, langsung bisa kita lakukan. Kalau cabang beregu kita tunggu hasil try out. Kalau cabang olahraga tidak terukur seperti bela diri juga kita tunggu hasil try out," lanjut Pak Cip.

"Dari indikator performa itu kita bisa bikin kartu skor performa. Lima elemen itu kita masukkan semua, perjalanan waktu kita lihat dan kita bisa tahu potensi-potensi yang sangat mungkin meraih medali di cabor apa saja. Semua masih dalam proses. Kita masih menunggu hasil Islamic Solidarity Games (ISG 2017) dan juga menunggu try out terakhir," sambungnya.

Baca juga: Kontingen Renang Indonesia Tambah Dua Medali Perak di ISG 2017

Diungkap Pak Cip, Satlak Prima setiap saat bisa melihat kondisi atlet lewat intervensi kepada pengurus cabang olahraga. Masalah performa atlet memang menjadi perhatian khusus Satlak Prima.

"Pelatih lapor ke kita, Satlak adalah mitra mereka untuk menciptakan lingkungan keunggulan melalui latihan modern, intervensi sport science, melalui pelatih-pelatih asing untuk meningkatkan dan mengubah program latihan. Pelaporan pelatih tidak masalah, setiap saat kita bisa tahu situasi atlet. Masalah performa urusan Satlak," pungkasnya.

Foto: Conte Bawa Chelsea Juara Liga Primer 2016-2017
 


(RIZ)