Gubernur Banten Lepas Peserta MTB XCM 2017

Rendy Renuki H    •    23 September 2017 15:57 WIB
olahraga
Gubernur Banten Lepas Peserta MTB XCM 2017
Gubernur Banter Wahidin Halim melepas start peserta Mountain Bike Cross Country Marathon 2017 (Istimewa)

Metrotvnews.com, Pandeglang: Rangkaian kompetisi Rhino Cross Triathlon di Festival Pesona Tanjung Lesung (FPTL) 2017 hari kedua melombakan nomor Mountain Bike Cross Marathon (MTB XCM). Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim mengibarkan bendera start melepas 72 pembalap sepeda untuk menempuh jarak 48 kilometer yang diselesaikan dalam tiga putaran.

Chandra Rafsanjani, dari ISSI Pangandaran, yang merupakan atlet nasional menjadi pembalap yang memasuki garis finish terdepan. Ia masuk finis diikuti oleh Muhammad Rafika dari Bandung yang berhasil menyusul di posisi runner-up

Kedua pembalap sempat terlibat duel seru, di mana Chandra cenderung mengikuti Rafika di dua lap awal. Namun mulai meningkatkan laju sepeda hingga akhirnya finish pertama. 

Chandra turut serta dalam SEA Games 2011 Jakarta & Palembang di mana dia meraih medali emas di event perorangan. Pada SEA Games 2013 Myanmar dia juga meraih emas dalam event Team Relay.

(Baca: Tantangan Tersendiri di Jalur Rhino X-Tri)


Chandra mengatakan lomba semacam ini membutuhkan daya tahan lebih. “Perlu dibanyakin endurance,” ujarnya. 

Membandingkan dengan event sejenis yang pernah diikutinya, Chandra mengatakan medan yang dilalui cukup menantang. Karena banyaknya batu lepas dan angin kencang yang menuntut kehati-hatian pembalap.

Deni Ari Yulianto, pembalap ISSI Kota Cilegon sekaligus peserta dari kelas Men Elite yang finis di posisi ketiga mengacungkan jempol untuk lomba kali ini. “Luar biasa. Sangat menantang dan menguras endurance,” ujarnya. 

Deni mengatakan penyelenggaraan lomba berjalan cukup bagus. “Panitianya bagus. Jumlah marshal-nya cukup di setiap pertigaan. Jadi, peserta yang belum sempat mencoba track tetap bisa menjalani lomba.” 

Sementara, Event Director Sport Festival Pesona Tanjung Lesung 2017, Tense Manalu mengaku cukup puas dengan penyelenggaraan kali ini. 

“Pesertanya memang tidak cukup banyak karena MTB XCM memang belum begitu populer dan belum secara reguler diadakan di Indonesia. Tapi saya yakin ke depannya, jumlah peserta akan lebih banyak,” jelasnya.
  
Lomba kali ini memang tidak mengikuti standar jarak MTB XCM yang ditetapkan Union Cycliste Internationale (UCI), organisasi balap sepeda internasional, yaitu 60 kilometer.

“Kami memutuskan untuk mengurangi jarak menjadi 48 kilometer karena beberapa pertimbangan, termasuk suhu yang cukup tinggi. Tapi dengan jarak 48 kilometer, lomba ini tetap masuk dalam kategori marathon,” Tense menjelaskan.

Video: Dani Pedrosa Tercepat di Latihan Kedua MotoGP Aragon
 


(REN)