Jelang SEA Games 2017

Demi Penuhi Target SEA Games 2017, Satlak Prima Siapkan 31 Pelatih Asing

Media Indonesia    •    08 November 2016 10:21 WIB
sea games
Demi Penuhi Target SEA Games 2017, Satlak Prima Siapkan 31 Pelatih Asing
Cabang olahraga panahan menjadi salah satu andalan Indonesia di SEA Games. (Foto: MI/ Agung Wibowo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Untuk memenuhi target di SEA Games Kuala Lumpur 2017 pada Agustus tahun depan, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) akan terus memantau perkembangan performa atlet pelatnas.

Satlak Prima bahkan siap menyediakan pelatih asing jika memang diperlukan cabang-cabang olahraga yang diproyeksikan meraih medali. Saat ini, dari 38 cabang yang dipertandingkan di SEA Games 2017, Indonesia hanya mengikuti 31 cabang.

Ketua Satlak Prima Achmad Soetjipto mengatakan ke-31 cabang tersebut harus menyerahkan nama-nama pelatih asing usulan mereka pada akhir November mendatang.

"Untuk mendatangkan pelatih asing, kami sudah menyiapkan anggaran yang diambil dari pagu anggaran 2017 sebesar Rp500 miliar dari Kemenpora kepada Satlak Prima. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp98 juta per bulan akan kami sisihkan untuk membayar pelatih fisik asing dan Rp60 juta per bulan untuk pelatih asing," ujar Soetjipto di Jakarta, kemarin.

Baca: Angga/Ricky dan Kevin/Gideon Andalan di SEA Games 2017


Dari ke-31 cabang itu, menurut Soetjipto, diperkirakan ada 395 atlet yang akan mewakili Indonesia di SEA Games. Satlak memprediksi medali emas yang dapat diperoleh kontingen Merah Putih mencapai 60 buah.

Selain itu, dalam rangka persiapan menghadapi SEA Games 2017 dan Asian Games 2018, Satlak Prima akan melaksanakan tes secara bertahap setiap dua bulan sekali bagi para atlet yang memiliki potensi meraih medali.

Tes yang dibagi menjadi tes kesehatan dan test fisik itu diikuti 216 atlet dan 21 pelatih nasional dari total 21 cabang olahraga, dan akan berlangsung pada 7-11 November.

"Pada tes kesehatan, para atlet akan menjalani serangkaian tes meliputi kekuatan otot, fleksibilitas, kecepatan, dan lain-lain. Atlet yang tidak lolos akibat cedera parah tidak diperkenankan mengikuti tes fisik sehari setelahnya. Pada tes fisik akan ada peningkatan kualitas dengan konsep strength and conditioning, termasuk penguatan core muscle yang berimbang dengan kebutuhan recovery," tutur Soetjipto.

Di Olimpic Center

Di cabang olahraga lain, panahan bakal segera menggelar pemusatan latihan nasional di Olimpic Center, Cibubur, Jakarta Timur. Seyogia-nya pelatnas digelar mulai akhir bulan lalu.

Namun, karena surat keputusan dari Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) belum turun, pelatnas masih ditunda.

Sekretaris Jenderal PP Perpani Alman Hudri menyebutkan, jika SK tentang pelatnas dari Satlak Prima sudah turun, pelatnas panahan langsung digelar.

Berhubung lapangan panahan di kompleks Gelora Bung Karno dalam proses renovasi, pelatnas akan bertempat di Olimpic Center.

Baca: 72 Atlet Anggar Bersaing Masuk Pelatnas SEA Games 2017


"Olimpic Center sudah bisa digunakan. Semua alat sudah ada, sudah lengkap, tinggal dipasang saja," kata Alman.

PP Perpani mengajukan 24 nama, terdiri atas masing-masing 12 pemanah putra dan putri. Para pemanah itu akan diakomodasi dalam pelatnas SEA Games 2017 Malaysia.

Ke-24 nama itu diseleksi dari hasil pengamatan Perpani di Pekan Olahraga Nasional 2016 Jawa Barat lalu. Satlak Prima bakal memilih 11 dari ke-24 nama tersebut.

Sebagai salah satu cabang unggulan, panahan ditargetkan dapat merebut enam medali emas di SEA Games 2017. Alman mengaku target tersebut cukup berat jika nantinya tetap hanya 11 pemanah yang diberangkatkan.

Video: Hadapi UEU Swans, Tim Basket Putri Indonesia Menang 69-57
 


(ASM)