Sesmenpora Berharap Cabor Sambo Bisa Berkembang Pesat di Indonesia

Pelangi Karismakristi    •    11 April 2018 19:26 WIB
berita kemenpora
Sesmenpora Berharap Cabor Sambo Bisa Berkembang Pesat di Indonesia
Sesmenpora saksikan Tes Event Cabor Sambo di Lagoon Hotel Sultan, Jakarta, Rabu 11 April 2018. Foto: Dok. Kemenpora

Jakarta: Sesmenpora Gatot S Dewa Broto terkesan saat menyaksikan pertandingan olahraga Sambo dalam 1st South East Asia Sambo Championship (Road To Asian Games 2018). Dirinya pun berharap cabor ini bisa berkembang di Indonesia.

"Olahraga ini mirip dengan judo. Poinya adalah ini bahwa turnamen  ini semacam tes even jelang Asian Games 2018. Bagi atlet Indonesia, tes event ini  sebagai laga untuk mengetahui sejauh mana persiapan atlet dalam menghadapi Asian Games. Dan yang paling penting cabang olahraga Sambo ini bisa berkembang di Indonesia," ujar Gatot dalam Kemenpora.go.id.

Meskipun masih termasuk jenis olahraga baru di Indonesia, namn Gatot mengharapkan cabor ini bisa menyumbang medali emas pada Asian Games Agustus mendatang. Dirinya juga mengaku sudah berbincang dengan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Sambo Indonesia (PP Persambi) Krisna Bayu soal harapannya tersebut.

"Tadi saat saya ngobrol dengan Krisna Bayu, ia  mengatakan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan medali. Semoga melalui turnamen ini akan lebih banyak lagi publik yang tahu  terlebih lagi dengan  hadirnya perwakilan KONI dan Kemenpora ini menjadi dorongan bagi cabang olahraga Sambo ini bisa berkembang lebih baik lagi," lanjutnya.

Hal tersebut juga diamini oleh Krisna Bayu. Dia mengatakan, meskipun olahraga ini masih seumur jagung, namun pihaknya tak akan menyerah mempersembahkan prestasi terbaik bagi bangsa dan negara.

"Di cabang olahraga sambo ini, Kami masih minim pengalaman jadi kami ingin memperbanyak pengalaman kami ini di tes even ini," kata Krisna.

Sementara itu, Presiden Asian Sambo Union Alamzhon Mullayev mengatakan bahwa, sambo adalah adalah cabang  olahraga baru di Indonesia. Namun dengan adanya tes event ini, olahraga beladiri tersebut diharapkan bisa dikenal lagi di kalangan masyarakat.

"Sambo mulai dikenal sejak menjadi cabang olahraga (cabor) resmi yang dipertandingkan pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Karena itu, saya akan berusaha keras agar cabang olahraga Sambo ini bisa maju di Asia khususnya di Indonesia. Untuk itu kami akan menyelenggarakan seminar untuk memperkenalkan olahraga ini pada masyarakat," pungkas Alamzhon.

Sekedar informasi, pada tes Asian Games 2018 ini diikuti ratusan atlet sambo dari 6 negara yaitu Vietnam, Thailand, Singapura  Malaysia, Indonesia dan  Filipina. Tes even ini disesuaikan dengan aturan  pada  Kejuaraan Nasional dan  Kejuaraan Internasional. Tim dari Indonesia mengisi 5 skuad sambo putra, 5 skuad sambo putri dan 5 pertempuran.
 
Sambo merupakan cabang olahraga yang menggabungkan gulat dan judo dengan menekankan pada kemampuan kontrol dan kuncian kaki. Sambo mengajarkan praktisi cara untuk mengakhiri perkelahian dengan cepat. Hal ini sering dilakukan dengan mengambil lawan ke tanah dan menerapkan penyerahan terus atau serangan cepat. 


(ROS)