Sukmalindo 2016 Cabang Sepak Takraw

Tim Takraw Indonesia Takluk dari Malaysia

Krisna Octavianus    •    24 September 2016 02:03 WIB
olahraga
Tim Takraw Indonesia Takluk dari Malaysia
Pemain dan ofisial tim sepak takraw Indonesia di ajang Sukmalindo 2016 (Foto: MTVN/Krisna Octavianus)

Metrotvnews.com, Kuala Terengganu: Tim sepak takraw Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia dalam permainan beregu di ajang Sukan Malaysia-Indonesia (Sukmalindo) 2016, Jumat 23 September. Dari tiga kali bertanding, Indonesia cuma berhasil merebut satu pertandingan.

Pertandingan pertama, Indonesia menurunkan trio Anton Oktaviansyah, Wahyu Adipriawan, dan Aom Estu. Permainan berlangsung seru sejak game pertama. Akan tetapi, pemain Malaysia tampil lebih tenang. Tim pertama Indonesia menyerah dua game langsung dengan skor 18-21, 17-21.

Pada pertandingan kedua, dipertandingkan nomor beregu putri. Trio Yunita Indria, Nur Afifah, dan Allysa Amartiwi diturunkan dengan Mella Anggrisa berada di bangku cadangan. Pertandingan berjalan relatif seimbang, tapi kubu Indonesia harus kehilangan Yunita yang mengalami cedera parah.

Lutut kiri Yunita bergeser saat hendak mengambil bola liar. Kaki kirinya tak kuat menapak sehingga terjadi dislokasi pada lutut kirinya. Hal itu membuat ia tak bisa melanjutkan pertandingan dan harus diganti. Kehilangan Yunita membuat tim takraw putri kurang greget. Alhasil, mereka juga kalah dengan skor 20-22, 17-21.

BACA: Tim Bulu Tangkis Indonesia Menumbangkan Malaysia di Ajang Sukmalindo

Pada partai ketiga, Candra Nur Prabowo, Ilham Anggoro Seno, dan Abdul Latif gantian turun ke lapangan. Mereka bertiga  menghindarkan Indonesia dari malu setelah berhasil memenangi pertandingan 21-12, 21-16. Skor akhir menjadi 1-2 untuk keunggulan Malaysia dan Negeri Jiran berhak atas gelar di sektor takraw.
 
"Anak-anak main bagus, cuma tadi faktor-faktor yang membuat kita tak bisa menang. Tadi pas regu pertama ada poin-poin penting, tapi tidak bisa diambil," ujar pelatih takraw Burhan Basyiruddin kepada Metrotvnews.com, Jumat (23/9/2016) malam.
 
"Tadi awalnya ingin menang di regu putri (partai kedua) dan regu putra terakhir (partai ketiga). Tapi ada cedera yang menimpa pemain putri pas poin deuce. Jadinya tidak ada pemain tekong (pemain servis). Tapi tidak apa-apa tidak masalah, mungkin itu jalannya hari ini. Yang pasti anak-anak ini yang berangkat anak muda semua, semoga bisa ambil pelajaran dari turnamen ini," lanjut Burhan.
 
Sebagai informasi, Sukmalindo adalah wadah pertandingan persahabatan mahasiswa Indonesia dengan Malaysia. Sukmalindo sudah diselenggarakan sejak 2008 dan tahun ini menjadi gelaran kesembilan antara dua negara serumpun.

Video: Pertandingan Tinju PON Diwarnai Kericuhan

 


(ACF)