ASEAN Basketball League (ABL) 2017--2018

Kalah Lagi dari Alab Pilipinas, CLS Finis Peringkat Tujuh

Krisna Octavianus    •    25 Maret 2018 23:20 WIB
asean basketball league
Kalah Lagi dari Alab Pilipinas, CLS Finis Peringkat Tujuh
Frederick Lee Jones Lish pemain asing keturunan Asia yang membela CLS di ajang ABL musim 2017- 2018. (Foto: ist)

Laguna: CLS Knights Indonesia akhirnya harus kembali mengakui ketangguhan San Miguel Alab Pilipinas untuk yang keempat kalinya, setelah pada laga terakhirnya di ajang ASEAN Basketball League (ABL) 2017--2018, mereka kembali takluk ditangan tuan rumah Alab Pilipinas 63-101.

Laga yang digelar malam tadi di Santo Rosa Arena, Provinsi Laguna, Filipina pada Minggu 25 Maret, kenyataannya mutlak menjadi milik tuan rumah yang meraup margin kemenangan 38 poin.

Pada laga ini, peracik strategi CLS Knights, Koko Heru Setyo Nugroho, memberikan debut kepada salah satu pemain mudanya, Katon Adjie Baskoro untuk menjadi pemain inti. Dia menemani pemain lokal lainnya yang sudah diberikan kepercayaan sebelumnya, Firman Dwi Nugroho.

Sejak wasit melepaskan bola jumpball, Alab Pilipinas yang dilatih oleh Jimmy Alapag, langsung tancap gas pada dua kuarter awal (28-18, 28-12).  Kapten tim Alab, Bobby Ray Parks Jr menjadi pemain yang paling bersinar hingga babak pertama usai. 16 poin berhasil dikumpulkannya, sementara CLS Knights bertumpu pada mesin pencetak angkanya, Shane Edwards dengan torehan 17 angka.

Kemenangan Alab Pilipinas di dua kuarter awal, tidak lepas dari sumbangsih kesalahan (9 kali) yang dilakukan pemain CLS Knights dan bisa dikonversikan menjadi 16 angka untuk Alab. Hal lainnya, mereka juga piawai dalam urusan mencetak angka lewat fastbreak (12 angka).

CLS Knights hanya bisa mengimbangi bahkan bisa unggul satu poin di kuarter ketiga (23-22), tetapi secara keseluruhan Alab masih memimpin perolehan angka hingga kuarter ketiga usai (78- 53). Akan tetapi, pada kuarter akhir, dominasi permainan kembali menjadi milik tim Alab Pilipinas.

Raymundo menjadi topskor Alab Pilipinas pada game kali ini. Ia mencetak 21 poin, diikuti oleh Bobby Ray Parks Jr dengan 19 angka. Dari CLS Knights, dua pemain impornya, Shane Edwards dan Brian Williams menjadi pendulang angka terbanyak untuk timnya. Shane mencetak 21 angka dan tujuh rebound, sementara Brian 17 poin dan 12 rebound.

"Lawan bermain bagus hari ini. Eksekusi shooting dan permainan cepat mereka kurang bisa kita bendung," ucap Kaleb Ramot Gemilang.

"Eksekusi sangat buruk saat offense bisa dilihat dari field goal yang sangat rendah bisa dimanfaatkan lawan melalui transisi offense mereka dengan banyaknya easy lay up dan pada saat saya mencoba memainkan lokal semua melawan lokal mereka juga tidak ada yang berubah dalam game tadi, Alab benar-benar outwork kita dari semua sisi di game terakhir kita. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk fans CLS Knights di mana pun kalian berada,” komentar Koko.

Kekalahan ini membuat CLS Knights Indonesia berada di peringkat ketujuh klasemen akhir ABL dengan catatan 5 kali menang dan 15 kali kalah. Hasil tersebut tidak cukup membawa mereka lolos ke babak play-off. 

Peringkat satu regular ABL musim ini adalah Chong Son Kungfu dari Tiongkok, sedangkan posisi juru kunci (peringkat sembilan) ditempati oleh tim debutan asal Taiwan, Formosa Dreamers.

 


(KRS)