Jelang SEA Games 2017

Menpora Geram dengan Sikap Otoriter Malaysia

Kautsar Halim    •    03 Juli 2017 15:04 WIB
sea games 2017
Menpora Geram dengan Sikap Otoriter Malaysia
Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Metrotvnews.com/ Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi kecewa dengan sikap Malaysia selaku tuan rumah SEA Games 2017. Menurutnya, tidak seharusnya mereka mengambil kebijakan sendiri terkait mekanisme pengundian peserta fase grup di cabang olahraga sepak bola dan futsal. 

Proses pengundian tersebut menjadi polemik karena FAM selaku induk sepak bola tertinggi di Malaysia sempat menyuarakan bahwa pihaknya bebas memilih grup untuk bertanding. Itu mereka katakan karena merupakan bagian dari otoritas sebagai tuan rumah.

Seluruh induk sepak bola peserta SEA Games, termasuk Indonesia, tentu sangat tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Pasalnya, selain bisa mencederai prinsip fairplay atau sportivitas, belum pernah ada juga negara tuan rumah yang menerapkan aturan seperti itu.

Terlebih lagi, FAM dikabarkan belum melakukan pembicaraan dengan panitia penyelenggara SEA Games 2017 atau Malaysia Organizing Committee SEA Games 2017 (Masoc). Tak heran, jika akhirnya Menpora geram dan mengimbau pihak Malaysia untuk berlaku sportif sebagai tuan rumah.

Baca: Curahan Hati Jorge Lorenzo


"Saya sudah minta ke Chief De Mission (CDM) agar melakukan renegosiasi. Jangan sampai memberi peluang yang tidak adil bagi siapapun. Lakukanlah undian dengan adil, sehingga siapapun baik tim sepak bola atau futsal bisa bertemu dengan tim dari negara manapun," ujar Imam usai menghadiri acara Halal Bihalal di Gedung Kemenpora, Jakarta, Senin (3/7/2017). 

"Saya tekankan juga. Baik itu tuan rumah, sekalipun Malaysia, tidak boleh diteruskan rencana yang sangat tidak adil dan tidak menguntungkan bagi negara-negara lain. Saya menyesali ini bisa terjadi meskipun itu termasuk otoritas tuan rumah. Jika menjujung fairplay, maka lakukanlah pengundian secara fairplay juga," lanjut Imam.

Selain PSSI yang sudah menyampaikan sikap keberatan terhadap regulasi yang direncanakan pihak Malaysia, Menpora juga akan menugaskan CdM Indonesia untuk SEA Games 2017 Aziz Syamsyudin bersama Komite Olahraga Indonesia (KOI) untuk bertemu langsung pihak Masoc. Itu dilakukan agar persoalan undian grup tidak merembet ke 12 cabor lainnya.

Baca: Cedera Maria Londa jadi Perhatian CdM


"Sekali lagi saya tekankan. Proses pengundian harus jujur, adil dan merata. Jangan karena tuan rumah, lalu mereka bisa seenaknya memilih bertemu tim lemah. Itu tidak boleh," tutup Imam.

Undian fase grup untuk cabor sepak bola dan futsal SEA Games 2017 dijadwalkan berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 8 Juli mendatang. Sebelumnya, atau tepatnya pada 1 Juli lalu, Dewan AFF juga telah sepakat memberikan petisi kepada Masoc yang isinya memprotes prosedur undian tersebut.

Video: Marquez Juara MotoGP Jerman
 


(ASM)