CLS Knights Indonesia

Dua Laga Tandang, CLS Knights tanpa Duke Crews

Krisna Octavianus    •    24 November 2017 09:48 WIB
asean basketball league
Dua Laga Tandang, CLS Knights tanpa Duke Crews
Duke Crews (lompat-putih) saat beraksi melawan Formosa Dreamers Taiwan (Foto: ist)

Surabaya: CLS Knights Indonesia punya pekerjaan rumah cukup berat untuk dua laga tandang dalam lanjutan ASEAN Basketball League (ABL) ketika menghadapi Singapura Slingers, Minggu 26 November dan Mono Vampire Thailand pada Rabu 29 November. Pasalnya, mereka tidak bisa diperkuat oleh Duke Crews yang cedera.

Duke Crews cedera saat menghadapi Formosa Dreamers Taiwan di game pertama pada Sabtu 18 November. Pemain yang menjadi salah satu motor tim CLS Knights tersebut harus menepi selama kurang lebih 12 atau tiga bulan akibat cedera putus urat ligament yang dideritanya.

Kondisi ini sedikit berdampak memengaruhi permainan CLS Knights khususnya dalam menghadapi dua laga tandangnya. Meski begitu, Brian Williams yang juga sempat menderita cedera (spread angkle) pada game lalu, sudah bisa kembali ke lapangan untuk berlatih bersama para pemain CLS lainnya.

"Tidak dapat dipungkiri hal ini sedikit menggangu skema permainan kami. Tapi apapun kondisinya CLS harus siap untuk menghadapi lawan tanpa Duke Crews. Untuk sementara saya akan menyiapkan plan B dan menunggu pengganti pemain impor yang baru. Namun saya percaya tim ini akan terus berkembang dan tidak hanya mengandalkan kepada satu atau dua pemain saja," ujar pelatih CLS, Koko Heru Nugroho.

Salah satu upaya untuk menutupi hilangnya Duke Crews, Koko beserta jajaran staf pelatih mencoba menganalisa kekuataan dan kelemahan lawan. Mereka juga memberikan masukan berdasarkan evaluasi dari pertandingan kemarin secara personal kepada seluruh pemainnya.

"Tugas mereka fokus untuk bermain. Saya dan beserta coaching staff yang akan menganalisa bagaimana meredam permainan lawan di lapangan. Siapa yang harus dimatikan, dan bagaimana menghadapi skema permainan mereka. Jika para pemain saya masih belum mengerti, jangan ragu untuk bertanya dan saya akan jelaskan lagi,” lanjutnya lagi.
 
Sementara itu, managing partner CLS Knights Indonesia, Christopher Tanuwidjaja, mengatakan akan segera merekrut pengganti Duke Crews dalam waktu dekat. Kini, dia berharap para pemain tetap dalam fokus yang sama meski harus kehilangan Duke yang menjadi roh permainan tim kesayangan warga Surabaya itu.

"Saya sedang mencari pengganti sementara Duke Crews, karena menurut dokter, pemulihannya bisa memakan waktu delapan sampai 12 minggu. Kita masih mencari mencari opini Medis dari Orthopaedic lain. Fokus Medis saat ini mengurangi pembengkakan secepat mungkin, menguatkan otot sekitar dan menjaga kestabilan pergerakan pergelangan kaki (ankle). Semoga dalam dua atau tiga minggu ke depan, Duke sudah mulai bisa bersepeda statis, lalu mulai jogging," papar Itop dalam keterangan resminya.

ABL mengharuskan setiap tim menggunakan dua Pemain World Import dalam setiap pertandingan. Jika melanggar peraturan itu, tim akan terkena denda. Untuk itu Duke Crews akan dimasukkan ke dalam "Inactive/Injured List Player", dan CLS Knights wajib segera mencari penggantinya.

 


(KRS)