TAFISA Games 2016

Atlet Indonesia Juara Dunia Gulat Tradisional Iran

   •    10 Oktober 2016 22:54 WIB
olah ragakompetisi gulat
Atlet Indonesia Juara Dunia Gulat Tradisional Iran
Andika Sulaeman (kiri) (Foto: ANTARA/Widodo S jusuf)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pegulat Indonesia Andika Sulaeman berhasil menjadi juara dalam Kejuaraan Dunia Olahraga Zurkhaneh dan gulat tadisional Iran Koshti Pahlavani, setelah meraih medali emas kelas 70-80 kilogram dengan mengalahkan pegulat Azerbaijan di final.

"Alhamdulillah saya senang sekali bisa menang karena ini keikutsertaan saya yang pertama di kejuaraan internasional Koshti Pahlavani," ujar Andika usai bertanding di Gelanggang Olah Raga (GOR) Cempaka Putih, Jakarta, Senin 10 Oktober 2016.

Dalam pertandingan yang diselenggarakan sebagai bagian dari The Association for International Sport for All (TAFISA) World Sport for All Games atau Pesta Olahraga-Rekreasi Masyarakat Dunia 2016 tersebut, Andika menang setelah sukses mendaratkan bantingan sempurna atas Hasanali Bayramov dari Azerbaijan.

Mahasiswa angkatan 2016 Universitas Negeri Jakarta ini melanjutkan, dia dan empat teman sekampusnya adalah lima orang perwakilan tim Indonesia di turnamen yang diikuti 17 negara ini, hanya memiliki persiapan lima hari sebelum bertanding karena undangan dari panitia datang mendadak.

Baca juga: Kiper Legendaris Timnas Indonesia Maulwi Saelan Wafat

Waktu yang sempit itu pun kemudian dimanfaatkan untuk melakukan latihan intensif bersama dengan atlet olahraga Zurkhaneh dan Koshti Pahlavani Iran.

"Untuk pertandingan olahraga Zurkhaneh kami memang kesulitan karena baru tahu itu apa. Namun untuk Koshti Pahlavani tinggal menyesuaikan saja karena teknik dasarnya sama dengan gulat, hanya berbeda pada peraturan, poin dan pakaian yang dikenakan," kata Andika.

Walau belum berusia 20 tahun, Andika Sulaeman sendiri sudah cukup kenyang pengalaman di kompetisi gulat, nasional maupun internasional

Pada tahun 2014, laki-laki yang belajar gulat sejak kelas empat sekolah dasar ini pernah mengikuti kejuaraan gulat kadet ASEAN di Thailand dan berhasil menyabet medali perak. Terbaru, Andika membela tim PON DKI Jakarta yang bertanding di Jawa Barat.

Sementara itu, Manajer tim Indonesia Bramidi mengatakan dirinya cukup terkejut dengan kemenangan Indonesia. Menurutnya, medali emas itu menunjukkan Indonesia punya bakat besar di sektor gulat, khususnya gulat tradisional Iran dan seharusnya bisa dilibatkan di turnamen-turnamen internasional.

"Kami menunggu turnamen-turnamen internasional berikutnya dan untuk itu kami berharap dukungan dari pemerintah," tutur Bramidi.

Koshti Pahlavani, atau ada yang menyebutnya Koshti Pahlevani, adalah bagian dari olahraga di Zurkhaneh. Ini merupakan kegiatan gulat yang biasanya dilakukan setelah masyarakat Iran melakukan olahraga angkat beban tradisionalnya.

Adapun Zurkhaneh menurut Federasi Olahraga Zurkhaneh Internasional (IZSF) sejatinya adalah tempat di mana masyarakat Iran, dahulu Persia, melakukan beberapa gerakan senam kebugaran angkat beban untuk memperkuat tubuh, membentuk jiwa olahragawan, mempraktikkan kerendahan hati dan menghindari kesombongan.

Dalam praktiknya, senam tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa alat diiringi musik dari sejenis gendang yang disebut "zarb" dan yang seperti lonceng atau "zang".

Sementara beberapa alat yang digunakan dalam senam di Zurkhaneh adalah pentungan yang disebut "meel", papan besar disebut "sang", papan push up dan rantai.(ant)
 
Video: Atlet Thailand Juarai BMX Competition TAFISA Games 2016


(RIZ)