Lepas Siswa SKO Ragunan, Menpora Ingatkan untuk Cetak Prestasi

Pelangi Karismakristi    •    11 Mei 2018 15:38 WIB
berita kemenpora
Lepas Siswa SKO Ragunan, Menpora Ingatkan untuk Cetak Prestasi
Menpora Imam Nahrawi melepas kelulusan 52 siswa dari 13 cabang olahraga SKO Ragunan. Foto: Dok. Kemenpora

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi melepas kelulusan 52 siswa dari 13 cabang olahraga SMA Negeri Ragunan, atau Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Tahun Ajaran 2017/2018, Jumat, 11 Mei.

"Saya ucapkan selamat atas kelulusan yang diraih baik secara akademik maupun secara prestasi. Dari segi prestasi, Kemenpora mengapresiasi siswa yang telah memperoleh prestasi di usia muda," ucap Menpora. 

Siswa berprestasi itu di antaranya Egy Maulana Vikri yang go international melalui cabang olahraga sepak bola, Ikhsan Rumbai dari bulutangkis yang masuk pelatnas dan menjadi juara junior, serta Yolanda dan Yasin yang lolos Youth Olympic dan telah masuk pelatnas Asian  Games.

Di hadapan para siswa, Menpora berpesan agar mereka giat berlatih untuk mencapai prestasi lebih tinggi. Minimal bisa mengikuti Sea Games, Asian Games, bahkan masuk ke kancah Olympic Games. 

Dia juga meminta para lulusan tetap fokus berlatih dengan memperhatikan instruksi pelatih atau pembina. Mereka juga harus cepat menyesuaikan diri dengan pelatih yang baru.

"Prestasi di usia muda perlu waktu tiga sampai empat tahun untuk mencapai usia emas. Kurun waktu tersebut pasti akan menghadapi hambatan, mungkin di tempat latihan atau di lingkungan perkuliahan sehingga kurang fokus untuk mencapai kejayaan di usia emas. Kalian harus mulai beradaptasi dengan pelatih baru karena setelah lulus pasti ada masa berpisah tanpa pelatih yang telah mendidik kalian selama ini," ucap Imam.

Menpora meminta para alumni SKO Ragunan yang baru lulus agar bangga sebagai lulusan SKO. Sejarah mencatat bahwa SKO Ragunan telah mencetak pemain kelas dunia, seperti Icuk Sugiarto, Yayuk Basuki, Susi Susanti, Bambang Pamungkas, Andre Tani, dan lainnya.

Selain itu, untuk bisa masuk ke SKO Ragunan harus bersaing ketat dengan ratusan siswa. Seperti halnya tahun ini, pendaftar mencapai 700 siswa, namun hanya menyediakan 50 kursi.

"Maka saya minta kepada kalian untuk tetap menjaga nama baik SKO Ragunan. Pemerintah selama ini telah mengupayakan semaksimal mungkin untuk melayani kalian semua, mulai dari makan, perlengkapan latihan, sekolah, pertandingan ke luar negeri, dan lain-lain," ucap Menpora. 

Pada kesempatan tersebut Menpora juga menyerahkan sertifikat penghargaan Kemenpora secara simbolis pada perwakilan siswa, di antaranya Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay Juara Malaysia Internasional Youth U-19, Medali Perak Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia. 

Toser Terbaik Pada Kejuaraan Asean School Games Singapura Tahun 2017 dan Proliga Tahun 2018  Diva Ameyda. Khaidir Ali Jibran (pencak silat), M Yasin (angkat besi), Iklima (atletik), Reza Agus Febrian (sepak bola, Penjaga Gawang Terbaik Asian School Gamed), dan Priza Iska Ahmad serta Haji (tenis meja). 

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Teguh Raharjo, Asisten Deputi bidang Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Bayu Rahadian, mantan atlet renang Indonesia, Richard Sam Bera, dan Kepala Sekolah SKO Ragunan Suharsono. 


(ROS)