Shenzhen ATP Challenger

Christopher Rungkat Tembus Final Shenzhen ATP Challenger

   •    17 Maret 2017 18:52 WIB
olahragatenis
Christopher Rungkat Tembus Final Shenzhen ATP Challenger
Christoper Rungkat (Istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Petenis Indonesia Christopher Rungkat yang berpasangan dengan Hsieh Cheng-Peng (Taiwan) berhasil melangkah ke babak final nomor ganda putra di Pingshan Open 2017 di Shenzhen, Tiongkok. 

Duet non unggulan itu sukses melewati semifinal turnamen level ATP Challenger berhadiah total USD75.000 atau hampir Rp 1 miliar itu usai menghentikan pasangan Jepang, Toshihide Matsui/Yuichi Sugita, Jumat 17 Maret.

Bermain di atas Lapangan Shenzhen International Tennis Centre yang berpermukaan plexipave, Christo/Cheng menang straight set dalam waktu satu jam 10 menit, 7-6(2) 6-3.

Baca juga:  Persija vs MU, Laga Pembuka Cilacap Cup 2017

“Penampilan kami di Shenzhen, dari hari ke hari makin membaik setelah kalah di babak pertama di Zhuhai pekan lalu,” tutur Christo seusai laga.

“Tentu saja menjadi faktor yang menguntungkan bahwa saya telah mengenal permainan Toshi dengan baik karena pernah berpasangan dua tahun lalu. Namun, itu juga berarti dia juga tahu banyak tentang saya,” imbuh petenis terbaik Tanah Air itu.

Di partai puncak, duet Christo/Cheng bakal menantang unggulan kedua asal Thailand, Sanchai/Sonchat Ratiwatana. Di semi final, pasangan kembar itu menumbangkan unggulan ketiga Dino Marcan (Kroasia)/Tristan Samuel Weisborn (Austria). Sanchai/Sonchat menang rubber set dengan skor akhir 7-6(5) 4-6 [10-3] dalam tempo satu jam 27 menit.

Baca juga: PSSI Imbau tak Ada Flare di Laga Indonesia vs Myanmar

“Ganda kembar Ratiwatana bukanlah lawan yang asing. Saya pernah beberapa kali menghadapinya ketika berpasangan dengan petenis lain,” kata Christo.

Ini merupakan final pertama bagi pasangan Christo dan Hsieh Cheng Peng, yang merupakan adik petenis putri Hsieh Su Wei ini. 

Bagi Christo yang kini bercokol di peringkat ganda ke-175 dunia menjadi final keempatnya di turnamen ATP Challenger. Namun sayangnya belum sekalipun dia sukses mengangkat gelar juara. 

Berduet dengan petenis India, Jeevan Neduncheziyan, Christo harus puas berada di posisi kedua di Kobe dan Toyota (Jepang) akhir tahun lalu serta Dallas (AS) awal tahun ini.

“Kalau kami bisa konsisten bermain seperti hari ini, kami yakin bisa memboyong gelar juara ganda turnamen ini,” pungkas petenis yang tengah membidik peluang tampil di Grand Slam Wimbledon 2017.

Video: Resmi, Kompetisi Liga 1 Kick-off 15 April
 


(RIZ)