SEA Games 2017: Cabor Panahan

Peraih Emas Panahan SEA Games Sempat Tak Lolos Seleksi

Ahmad Mustaqim    •    27 Agustus 2017 15:02 WIB
sea games 2017
Peraih Emas Panahan SEA Games Sempat Tak Lolos Seleksi
Prima Wisnu Wardhana (kiri) peraih medali emas cabang panahan Sea Games 2017 (MTVN/Ahmad Mustaqim)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Prima Wisnu Wardhana berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang panahan nomor compound individu putra di ajang Southeast Asian (SEA) Games 2017. Lelaki kelahiran 13 Oktober 1995 ini melalui pahit manis sebelum bisa meraih prestasi itu. 

Ketika pulang kampung, di Purwanggan, Kecamatan Pakualaman, Kota Yogyakarta, keluarga merasa bangga. Putu Aryasa da Nurhayani tak menutupi rasa haru atas prestasi putra keduanya itu. 

Sebelum berangkat ke Sea Games, Prima harus lebih dulu melewati jalan panjang. Ia semula akan ikut SEA Games 2015 yang digelar di Singapura. "Tapi saya tidak ikut karena tidak lolos seleksi masuk tim inti," kata Prima ditemui di Yogyakarta pada Minggu, 27 Agustus 2017. 

(Baca: Jadwal Perebutan Medali Kontingen Indonesia Hari Ini)


Kegagalan itu tak lantas membuatnya patah arang. Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mencoba bangkit dan memotivasi diri. Tantangan pertama yakni ikut diajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016. 

Hampir saban hari ini menggenjot latihan. Hampir setiap hari. Ketika libur kuliah, ia bisa berlatih dari pukul 9.00 WIB sampai hampir pukul 18.00 WIB. 

"Kalau pas di kampus dan ndak ada kuliah saya di lapangan panahan UNY. Ya latihan pas istirahat habis mata kuliah," katanya. 

Saat ikut kualifikasi untuk ajang PON Jawa Barat Prima meraih posisi pertama. Meskipun, ia tersisih di babak eliminasi. Di PON pun ia hanya meraih medali perak dari tim beregu. 

Capaian bagi dalam kualifikasi PON itu, Prima dipanggil untuk masuk tim SEA Games. Prima tak lantas menyia-nyiakan kesempatan itu  

Di babak final, Prima bersua atlet tuan rumah, Malaysia, yang peringkatnya lebih baik, yakni antara 46-47 dunia. Sementara, Prima hanya di peringkat 267. 

"Karena ada atlet penahan di nomor individu putri dari Indonesia yang raih medali emas, pelatih mendorong saya untuk mengikuti jejak itu. Katanya, kalau bisa mengawinkan medali emas," kata dia. 

Dan, benar. Prima meraih medali emas. Padahal, jajaran pelatih tak menargetkan medali emas di nomor perorangan. Menurut dia, jajaran pelatih menargetkan emas di nomor beregu. 

"Karena tak jadi prioritas saya bisa main lepas, termasuk atlet di nomor individu putri. Mainnya jadi tenanh. Rasanya senang bisa mempersembahkan untuk bangsa dan negara, sama membanggakan keluarga," kisahnya.

Video: Dua Wakil Indonesia Lolos ke Final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017
 


(REN)