SEA Games 2017

Saran Berlian Marshella untuk Timnas Voli Putri Indonesia

Kautsar Halim    •    28 Agustus 2017 11:21 WIB
sea games 2017
Saran Berlian Marshella untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Berlian Marshella. (Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Halim)

Metrotvnews.com, Kuala Lumpur: Tim bola voli putri Indonesia berhasil menyabet medali perak di ajang SEA Games 2017. Itu tergolong luar biasa karena merupakan prestasi yang jarang tercipta. Pencapaian serupa pernah diraih Indonesia pada 20 tahun yang lalu atau 1997 silam.

Bukan tugas mudah bagi Siti Nurfadhilah Sugandi Wilda dan kawan-kawan untuk merebut perak. Sebab, mereka sempat diadang tim unggulan seperti Myanmar dan Vietnam sebelum akhirnya ditaklukkan Thailand dengan skor 3-0 pada babak final.

Kesuksesan tim bola voli putri Indonesia tak lepas dari kontribusi pemain senior Berlian Marshella yang berposisi sebagai libero pada tiap pertandingan. Dengan sabar, ia menyemangati skuat Merah Putih yang mayoritas diisi pemain muda.

Baca: Daftar Juara Dunia Bulu Tangkis Tahun Ini


Catatan di atas kertas bukan hambatan bagi para srikandi Indonesia untuk tampil luar biasa saat menghadapi Thailand. Meski kalah, Thailand sudah mereka paksa untuk menutup dua set terakhir dengan skor deuce. Adapun rincian skor kemenangan Thailand adalah 25-18, 26-24, dan 26-24. 

Tim bola voli putri yang kerap tertinggal, nyaris saja bisa melewati raihan poin lawan dan merebut satu set laga ketika menghadapi Thailand. Sayang, mereka malah gagal fokus ketika memperebutkan poin-poin krusial.

"Kami sudah tampil maksimal dan benar-benar main habis-habisan. Tapi, Thailand tadi mainnya tenang banget dan berpengalaman sekali. Itu membuktikan kalau kami yang masih muda-muda memang kurang jam terbang," kata Shella seusai laga.

Diutarakan Shella lebih lanjut, dirinya senang bisa melihat generasi muda bola voli putri mau bertarung habis-habisan. Ia yakin gelar juara tak mustahil disabet apabila pengurus cabang olahraga bola voli di Indonesia mau memperhatikan para pemainnya dengan lebih baik.

Perhatian untuk para pemain bisa diberikan lewat berbagai macam cara. Beberapa di antaranya dengan menepati bonus yang telah dijanjikan, serta memfasilitasi tim dengan turnamen maupun kompetisi internasional yang lebih banyak. 

Baca: Respons Owi/Butet Usai Menjadi Juara Dunia


"Kalau mau seimbang dengan Thailand, setidaknya persiapan Indonesia harus sama dengan Thailand, misalnya rajin ikut turnamen. Thailand yang diisi senior seperti itu saja, bisa punya agenda 10 kejuaraan tiap tahun," papar Shella.

"Kemudian, manajer sempat bilang kami mau dikasih rumah apabila masuk final. Itu dia bilang soalnya banyak orang yang enggak percaya kami bisa mengalahkan Vietnam pada semifinal," tambahnya.

"Setelah itu, kami mainnya jadi beda banget hingga akhirnya bisa menang. Tapi belum jelas juga apakah janji dikasih rumah itu bisa ditepati atau tidak," tutup Shella sambil mengumbar senyum," tutup wanita yang pada 22 Desember mendatang genap berusia 28 tahun.

Medali perak juga didapat tim bola voli putra Indonesia setelah menghadapi Thailand pada final yang berlangsung di tempat yang sama. Saat itu mereka gugur dengan skor 3-1 (25-16, 25-22, 20-25, dan 25-20).

Video: Indonesia Tambah Perak dan Perunggu dari Balap Sepeda
 


(ASM)