BWF World Junior Championships 2017

Kata Susy Susanti setelah Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Gagal Penuhi Target

Kautsar Halim    •    14 Oktober 2017 00:44 WIB
bulu tangkis
Kata Susy Susanti setelah Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Gagal Penuhi Target
Susy Susanti selaku manajer tim bulu tangkis junior Indonesia. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Langkah tim junior Indonesia  harus terhenti di urutan kelima saat melakoni nomor beregu BWF World Junior Championships 2017. Dengan begitu artinya, Indonesia tak bisa memenuhi target awal untuk melaju ke babak semifinal.

Indonesia terhenti di perempat final karena dikalahkan Tiongkok , 1-3. Hasil terbaik yang bisa dicapai tim Merah Putih hanya berada posisinya lima dan itupun baru didapat setelah menaklukkan India dengan skor 3-1 pada Jumat 13 Oktober.


Klik: Tiongkok Sesumbar Bisa Kalahkan Malaysia dengan Mudah


Bagi Susy Susanti selaku manajer tim bulu tangkis junior Indonesia, hasil tersebut bukan hal yang baik. Akan tetapi ia bisa memaklumi karena timnya tergabung dalam pool yang berat dan melihat langsung anak-anak asuhnya sudah tampil maksimal.

"Memang hanya ini yang bisa kami berikan karena ada beberapa faktor yang membuat kami belum beruntung, salah satunya dengan berada di pool yang cukup berat," ujar Susy dalam rilis Humas PBSI yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (13/10/2017).

“Tapi intinya, saya sebagai manajer sudah melihat langsung dan senang dengan apa yang ditunjukkan para atlet di lapangan. Mereka kerja keras dan tidak patah semangat dengan hasil kemarin. Mudah-mudahan mereka bisa terus memberikan yang terbaik," tambahnya.
 

Klik: Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Finis Kelima di Kejuaraan Dunia


Selesai dari nomor beregu, Susy dan tim langsung fokus untuk memainkan nomor perorangan. Legenda tunggal putri Indonesia itu berharap anak-anak asuhnya tidak kehilangan konsentransi untuk mengejar target satu medali emas dari lima nomor yang dipertandingkan.

“Saya selalu mengingatkan bahwa perjuangan belum berakhir. Tim kami memang harus puas di posisi kelima saat memainkan nomor beregu. Tapi kesempatan memperoleh prestasi tertinggi masih terbuka di nomor perorangan," tutup Susy. (RO)


(KAU)