Peparnas 2016

Gubernur Jabar Janji Manjakan Atlet yang Berlaga di Peparnas 2016

Jaenal Mutakin    •    16 Oktober 2016 11:29 WIB
peparnas 2016
Gubernur Jabar Janji Manjakan Atlet yang Berlaga di Peparnas 2016
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (tengah) melihat persiapan pembukaan Peparnas XV di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/10). Sebanyak 33 Provinsi se Indonesia akan mengikuti 13 Cabang Olahraga Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV pada

Metrotvnews.com, Bandung: Ketua Umum PB Peparnas XV/2016 sekalugus Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan berjanji akan memanjakan para atlet difabel yang berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV yang diselenggarakan dari tanggal 15-24 Oktober di Bandung. Dimanjakan dengan sarana aksebilitas bagi para difabel agar merasa nyaman.

"Untuk a\para atlet sudah disiapkan akomodasi dan konsumsi di 29 hotel yang memiliki sarana aksesibilitas bagi para difabel, umumnya berada di Hotel Bintang 3, 4. dan 5 di wilayah Kota Bandung," ujar Aher, di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (15/10/2016) sore.

Selain itu sudah disiapkan 12 bus untuk atlet yang menggunakan kursi roda dan pertamakali ada di Peparnas Indonesia, serta disiapkan 287 unit bus, 17 unit truk, dan 183 unit mobil kecil. Sarana penunjang ini tidak lain untuk memberikan rasa nyaman.

Dalam pelayanan medis dan kesehatan telah disiapkan 75 Dokter dan 197 perawat yang telah dilatih khusus, medical room di 14 venue dan 29 hotel penginapan peserta dan panitia, 75 unit ambulans, dan 13 rumah sakit rujukan dengan layanan emergensi 24 jam serta jaminan asuransi jiwa dan kecelakaan.

Seluruh fasilitas layanan tersebut ditanggung sepenuhnya oleh PB Peparnas XV tahun 2016 Jawa Barat, dengan dukungan dana hibah dari APBD Provinsi Jawa Barat dan APBN melalui DIPA Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Di samping itu juga, dukungan para sponsor yakni dari Bank BJB, BNI Life, dan PT. Telkom Indonesia.

"Kami berupaya agar kualitas penyelenggaraan pertandingan dan kualitas layanan bagi peserta pada Peparnas XV ini sama sejajar, bahkan untuk beberapa hal lebih baik dari PON XIX/2016, karena kami percaya bahwa kesanggupan untuk memfasilitasi para difabel dengan sebaik-baiknya, tidak hanya mencerminkan keramahtamahan akan tetapi juga tingkat peradaban pemerintah dan masyarakat," kata Aher.

 


(KRS)