Hari Kartini

5 Kartini di Bidang Olahraga

Kautsar Halim    •    21 April 2018 12:27 WIB
bulu tangkisHari Kartini
5 Kartini di Bidang Olahraga
Susy Susanti. (MI/GINO)

Jakarta: Raden Adjeng Kartini lahir di Jepara pada 21 April 1879. Berbeda dengan pahlawan lain yang berperang secara fisik, Kartini punya cara tersendiri untuk membangun dan meningkatkan harga diri bangsa. 

Lewat pemikiran dan tulisan-tulisannya, ia membela kehidupan para wanita Indonesia agar menjadi lebih manusiawi. Misalnya, memperoleh kebebasan, otonomi serta persamaan hukum layaknya kaum pria.

Berkat jasa tersebut, banyak kaum wanita yang turut membantu pembangunan Tanah Air serta mengharumkan nama bangsa. Salah satunya dengan mencetak prestasi dalam event olahraga internasional.
 

Klik: Dedeh Erawati, Kartini di Cabang Atletik


Hingga saat ini, srikandi Tanah Air yang sukses mengharumkan nama bangsa di mata dunia masih terus bertambah. Tapi setidaknya, terdapat lima tokoh yang patut menjadi panutan. Berikut rangkuman medcom.id:

1. Susy Susanti (Bulu Tangkis)









Susy berjasa besar memberikan medali emas pertama untuk Indonesia. Prestasi itu ia persembahkan saat tampil di nomor tunggal putri cabang olah raga bulu tangkis Olimpiade Barcelona 1992. Setelah pencapaian itu, sektor bulu tangkis Indonesia tidak pernah absen meraih emas, kecuali saat Olimpiade 2012 London.

2. Nurfitriyana Saiman (Panahan)








Nurfitryana adalah atlet wanita Indonesia pertama yang menyumbang medali Olimpiade. Prestasi itu ia raih saat merebut perak bersama Lilies Handayani dan Kusuma Wardhani di nomor beregu recurve putri Olimpiade 1988 Seoul. Sambil menikmati masa pensiunnya, saat ini Nurfitrayana juga aktif menjadi pelatih tim panahan Indonesia.

3. Liliyana Natsir  (Bulu Tangkis)








Liliyana berjasa besar mengembalikan tradisi emas Indonesia yang terputus pada Olimpiade 2012 London. Namun berbeda dengan Susy berasal dari nomor tunggal putri, Liliyana menyabet emas itu sambil berpasangan dengan Tontowi Ahmad di nomor ganda campuran. Sampai dengan saat ini, Liliyana dan Tontowi masih aktif sebagai salah satu pemain  ganda campuran terbaik dunia.

4. Sri Wahyuni Agustiani (Angkat Besi)








Yuni--sapaan akrab Sri Wahyuni Agustiani dikenal sebagai penyumbang medali perak Olimpiade 2016. Namun, prestasi itu diraih lewat cabang olahraga yang identik dimainkan oleh kaum lelaki, yakni angkat besi. Selain Yuni, belum ada atlet angkat besi putri lainnya yang meraih prestasi serupa ataupun lebih tinggi. Terkini, ia sedang mempersiapkan diri untuk tampil di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. 

5. Ni Nengah Widiasih (Angkat Berat)








Widi merupakan salah satu dari sekian banyak wanita difabel yang ada di Indonesia. Namun, hanya dia yang tetap mampu mengharumkan nama bangsa lewat cabang olahraga angkat berat. Prestasinya yang paling membanggakan adalah menyabet perunggu di Paralimpiade 2016 dan Kejuaraan Dunia 2014. Saat ini, Widi tengah berlatih agar berprestasi lebih baik di Asian Para Games 2018.


(KAU)