ASEAN Para Games 2017

Catur Buru Quattrick Juara Umum

Rendy Renuki H    •    16 September 2017 15:44 WIB
olahragaasean para games
Catur Buru Quattrick Juara Umum
Para pengurus tim catur Indonesia di ASEAN Para Games 2017 (Istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kontingen Catur Indonesia bertekad mempertahankan dominasi dan memburu Quattrick (empat kali beruntun) sebagai juara umum pada ajang ASEAN Para Games (APG). Kontingen catur Indonesia sendiri saat ini berkekuatan 16 atlet pada APG 2017 Kuala Lumpur, Malaysia, yang akan digelar 17-13 September mendatang.

Cabang catur Indonesia telah berjaya sebagai yang terkuat sejak APG 2011 lalu di Indonesia. Manajer tim catur Indonesia Heri Isranto pun menegaskan akan bertekad mempertahankan gelar juara umum tersebut.

"Tekad kami saat ini mempertahankan juara umum yang diraih sejak tahun 2011. Kalau berhasil maka kami sudah empat kali juara umum di cabang catur ASEAN Para Games. Kami pun optimistis jika hal ini bisa kami raih di Malaysia," ujar Heri lewat rilis yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (15/9/2017).

Keoptimisan Heri bukan saja karena persiapan yang dilakukan berjalan sesuai dengan program yang diinginkan, namun juga seluruh pecatur dan ofisial enjoy selama menjalani pemusatan latihan. 

Tak hanya itu, dukungan pemerintah juga bagus sehingga tidak ada ganjalan yang berarti. "Boleh dikatakan, tim catur Indonesia sudah siap tempur. Kita tinggal menunggu hari pertarungan saja," terang Heri Isranto.

(Baca: Lolos Klasifikasi, Tenis Meja Indonesia Bertekad Raih Juara Umum)


Yang menggembirakan, hasil klasifikasi juga berjalan lancar. Selain seluruh pemain Indonesia tidak bermasalah, Indonesia juga bisa melakukan pengamatan dengan seksama terhadap pemain lawan. Dengan demikian Indonesia tidak akan kecolongan lagi seperti yang terjadi pada ASEAN Para Games di Myanmar tahun 2013.

"Kala itu ada pemain Myanmar yang lolos di kategori tuna netra. Namun ternyata setelah bermain terlihat dia tidak mengalami gangguan di penglihatannya. Ini tertangkap saat dia diminta tanda tangan, dia bisa lancar menulis," kata Heri.

Pemain Myanmar yang bernama Aye El Win merupakan peraih medali emas dan saingan berat Indonesia, akan tetapi Aye sudah meninggal sehingga peluang Indonesia merebut emas di kategori B-1 terbuka lebar melalui Edi Suryanto.

Sementara itu Pelatih Kepala Tim Catur Indonesia, Teddy Wiharto mengemukakan, untuk mempertahankan juara umum, Indonesia menargetkan 12 emas. Ini merupakan peningkatan dari raihan sembilan emas dua tahun lalu di Singapura. Penambahan target ini karena ada penambahan kuota yang diikuti Indonesia.

"Saingan kita tetap Filipina di putra dan Vietnam di putri. Namun kita tetap yakin bisa mengatasi mereka apalagi seluruh pemain kita lolos klasifikasi. Awal yang bagus menurut saya karena klasifikasi ini menjadi tolok ukur peperangan nanti," kata Teddy.

Disebutkan, 16 pecatur yang diturunkan terdiri dari sembilan putra dan tujuh putri. Kondisi para pemain tidak ada yang mengkhawatirkan. Memang ada dua orang yang sakit namun sudah mulai berangsur pulih.

"Gayuh Satrio terkena diare dan Aisyah Putri menderita radang tenggorokan. Namun setelah mendapat perawatan tim medis mereka mulai membaik. Dua hari lagi sudah siap bertanding," papar Teddy.

Video: ASIAN Games 2018, INASGOC Perlu Tambahan Dana Rp1,167 Triliun
 


(REN)