Jelang Asian Para Games 2018

INAPGOC Mulai Promosikan Asian Para Games 2018

Kautsar Halim    •    23 Desember 2017 22:42 WIB
olahragaasian gamesasian games 2018
INAPGOC Mulai Promosikan Asian Para Games 2018
Atlet Powerlifting Ni Nengah Widiasih (kiri) dan Direktur PR Media Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) Ashgindo Fachreza Nasution melakukan sosialisasi Asian Para Games 2018 di Kota Denpasar, Bali. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Denpasar: Indonesia telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk menjadi tuan rumah Asian Para Games (APG). Rencananya event tersebut bakal terselenggara di DKI Jakarta pada 6-13 Oktober 2018.

"Kami sudah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana untuk perhelatan olahraga empat tahunan bagi penyandang disabilitas tersebut," kata Ketua Direktur Public Relation Media Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) Ashgindo Fahreza Nasution di Denpasar, Sabtu (23/12/2017).


Klik: Anggaran Asian Games 2018 Dijamin Lancar oleh Menkeu


Ia mengatakan terdapat sekitar 3.000 atlet penyandang disabilitas dan offisial (pendamping) dari 43 negara Asia yang bakal berpartisipasi. Mereka semua akan bertanding selama delapan hari lewat 18 cabang olahraga dan 582 nomor pertandingan.

Sama seperti Asian Games 2018 yang sudah memulai beragam persiapan, para anggota INAPGOC juga bakal melakukan berbagai persiapan, tak terkecuali proses sosialisasi. Rencananya sosialisasi APG akan terlaksana di 20 titik dari 16 kota di Indonesia.

Cara sosialisasinya dilakukan dengan format "booth" atau anjungan di beberapa pertokoan besar tiap kota yang disinggahi. Beberapa di antaranya adalah Medan, Palembang, Batam, Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan Bali.

"INAPGOC akan terus menginformasikan kepada masyarakat Indonesia sehingga pengetahuaan masyarakat tentang APG 2018 semakin tinggi dan tertarik mengapresiasi kegiatan ini," kata Fahreza.


Klik: Perbedaan Stoner dengan Lorenzo versi Mekanik Ducati


Kegiatan sosialisasi APG 2018 juga akan dilakukan lewat media massa, kegiatan offline, maupun media sosial. Dengan slogan "The Inspiring Spirit and Energy of Asia", APG 2018 hadir dengan empat misi, yaitu determination, courage, equality, dan inspiration.

Keempat misi ini diharapkan dapat memperkenalkan tekad kuat dan kepercayaan diri para atlet dalam menghadapi segala tantangan, baik fisik maupun
mental. Selain itu, ajang empat tahunan ini juga berusaha mempromosikan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat, serta menjadikan aksi para atlet penyandang disabilitas sebagai sumber inspirasi dan
motivasi.

"Slogan yang kuat juga di dukung dengan kehadiran sebuah maskot bernama 'Momo' (Motivation and Mobility) yang mengambil inspirasi dari hewan Elang Bondol," tutup Fahreza. (ANT)









(KAU)