Pengaturan Skor di IBL

Perbasi Dapatkan 13 Nama Terduga Pengaturan Skor di IBL 2017

A. Firdaus    •    22 November 2017 21:59 WIB
liga bola basket indonesia
Perbasi Dapatkan 13 Nama Terduga Pengaturan Skor di IBL 2017
Ilustrasi (Foto: IST)

Jakarta: Indonesian Basket League (IBL) tercoreng. Kompetisi bola basket terbaik di Indonesia ini ternyata dibumbui pengaturan skor.

Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) telah membeberkan 13 nama yang diduga terlibat pengaturan skor. Kasus itu terjadi pada IBL 2017.

"Kami sudah susun rapi daftarnya. Tinggal menunggu bukti. Perbasi juga berjanji untuk tidak setengah hati dalam menangani kasus pengaturan skor ini," ujar Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih di Jakarta, Rabu 22 November 2017.

Sayangnya, Ketua Bidang Hukum Perbasi George Fernando Dendeng enggan mengonfirmasi lebih detail siapa saja 13 nama tersebut.

Klik di sini: PBVSI Berburu Atlet Nasional Lewat PGN Livoli 2017

"Selama bukti tidak ada, 13 atau 100 orang tidak ada bedanya. Dan apakah di dalamnya termasuk pelatih, pemain atau wasit? Pokoknya kami menunggu bukti," ujar George.

Sebelumnya, Perbasi juga telah mengumumkan sembilan pelaku yang sudah mendapatkan sanksi. Fakta itu tercantum melalui surat resmi bernomor 508/XI/PP/2017 bertanggal 21 November 2017.

Klik di sini: Dua Wakil Ganda Putra Lolos ke Babak Kedua

Perbasi memberikan sanksi kepada sembilan nama yang disebut secara sah dan meyakinkan terlibat dalam pengaturan skor. Mereka diganjar sanksi dilarang terlibat dalam kegiatan bola basket di seluruh Indonesia, baik sebagai pemain, pelatih, dan ofisial tim.

Hukumannya pun bervarian mulai dari yang terkecil 2 tahun hingga yang paling berat lima tahun. Ferdinand Damanik, pemain asal JNE Bandung Utama menjadi pemain yang diganjar sanksi paling berat. Pemain berusia 29 tahun itu tak boleh terlibat di bola basket Indonesia selama lima tahun. (Ant)

Atlet Peraih Emas Asian Games Dijanjikan Bonus Rp5 M
 


(FIR)