Menpora Upayakan Pencak Silat Dipertandingkan pada Olimpiade

Gervin Nathaniel Purba    •    24 Oktober 2018 11:03 WIB
berita kemenpora
Menpora Upayakan Pencak Silat Dipertandingkan pada Olimpiade
Menpora Imam Nahrawi mengupayakan pencak silat menjadi cabang olahraga yang dipertandingan pada Olimpiade (Foto:Dok.Kemenpora)

Den Haag: Setelah sukses dipertandingkan pertama kali pada Asian Games 2018, pencak silat mencoba menembus ajang Olimpiade.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sebagai perwakilan pemerintah dalam bidang olahraga mengupayakan pencak silat bisa menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingan pada Olimpiade. Pencak silat merupakan warisan olahraga dan budaya Indonesia yang harus terus dikembangkan.

"Saya senang melihat pencak silat mendapat sambutan luar biasa di Belanda. Saya sebagai wakil pemerintah akan terus mendorong agar pencak silat masuk Olimpiade," kata Menpora Imam, dalam keterangan tertulis, Rabu, 24 Oktober 2018.

Melihat pesatnya perkembangan pencak silat, pemerintah Indonesia tidak mau kehilangan momentum mempromosikan pencak silat pada dunia. Saat ini, federasi olahraga pencak silat internasional telah memiliki 49 negara anggota yang terdiri atas berbagai negara di seluruh penjuru dunia. 

Di kawasan Asia ada 18 negara anggota, yaitu Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, Jepang, Korea, India, Laos, Myanmar, Pakistan, Filipina, Thailand, Vietnam, Kazakstan, Tajikistan, Turkmenistan, Kyrgyztan, Yordania, Kuwait, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Indonesia. 

Tidak hanya dari kawasan Asia saja, beberapa negara di Eropa, Afrika, dan Amerika juga sudah menyertakan diri sebagai anggota.  Negara Eropa yakni Austria, Belgia, Bosnia, Denmark, Perancis, Jerman, Yunani, Italia, Belanda, Norwegia, Portugal, Spanyol, Swiss, Turki, Inggris Raya (Eropa).

Kemudian dari Afrika ada Mesir, Maroko, Afrika Selatan, Suriname. Lalu dari Amerika terdapat Kanada, Chili, Amerika Serikat. Ditambah Australia dan Selandia Baru dari Oseania.

"Pada pentas Asian Games 2018, pencak silat mendapat sambutan dan perhatian luar biasa dari negara-negara Asia. Agar bisa masuk Olimpiade, pemerintah tidak akan pernah berhenti mendorong pencak silat ke pentas dunia,” ujarnya.

"Kemenpora bersama Kemenlu akan terus bekerja bersama  untuk mengembangkan ke negara-negara lainnya, karena persyaratan untuk bisa dipertandingkan pada Olimpiade yakni minimal terdapat 70-75 negara anggota," ucap Imam.


(ROS)