19th ASEAN University Games (AUG) Myanmar.

Mahasiswa UM Sabet Dua Medali di ASEAN University Games

Daviq Umar Al Faruq    •    20 Desember 2018 23:51 WIB
olahraga
Mahasiswa UM Sabet Dua Medali di ASEAN University Games
Bintang Herlangga Nurcahyo, mahasiswa Universitas Negeri Malang memamerkan dua medali yang diraihnya pada ajang 19th ASEAN University Games (AUG) di Myanmar (Foto: Humas UM)

Bintang Herlangga Nurcahyo meraih dua medali, yakni perunggu dan perak di 19th ASEAN University Games di Myanmar. Bintang rela menunda kelulusan kuliahnya demi mengikuti ajang ini.

Malang: Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali meraih prestasi di ajang olahraga internasional. Dia adalah Bintang Herlangga Nurcahyo, mahasiswa Jurusan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) UM.

Bintang mengharumkan nama kampusnya sekaligus nama Indonesia di ajang 19th ASEAN University Games (AUG) ke-19 di Myanmar. Ajang itu digelar di Wunna Theikdi Sports Complex Indoor Stadium, Nay Pyi Taw, Myanmar, 10-19 Desember 2018.

Dalam kompetisi olahraga dua tahunan atlet mahasiswa tingkat Asia Tenggara itu, Bintang meraih dua juara karate sekaligus. Yakni medali perunggu kelas kumite -55 kg putra dan medali perak kelas kumite beregu putra.
 

Baca: Mendekati Pensiun, Liliyana Natsir Galau


Bintang mengaku senang dan bangga karena berhasil meraih prestasi tersebut setelah melalui perjuangan yang keras dan melelahkan. Dia mengaku memiliki semangat berlipat setelah mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak.

"Keikutsertaan saya dalam AUG ini merupakan estafet kejuaraan yang telah saya raih sebelumnya. Saya berhasil meraih juara 1 Karate di POMNAS 2017 Makassar sekaligus mengantarkan saya untuk ikut AUG dan berhasil meraih juara 3,” katanya. 

Mahasiswa angkatan 2013 ini mengaku harus berkorban lebih untuk mengikuti ajang olahraga mahasiswa bergengsi tingkat Asia Tenggara ini. Sebab dia harus mengorbankan kuliahnya untuk berpatisipasi di AUG.

"Saya lebih memilih AUG dibanding lulus kuliah tepat waktu. Karena jika sudah lulus maka status mahasiswa saya sudah tidak aktif dan saya jadi tidak bisa mengikuti AUG di Myanmar,” jelasnya.
 

Baca juga: Hendra Setiawan Belum Mau Pensiun


Bintang menambahkan saat berlaga di AUG, dia merasakan bertanding melawan para atlet yang biasa berlaga di SEA Games dan Asian Games. Sehingga dia sangat bersyukur mampu meraih medali di ajang tersebut.

"Saya berharap bisa berprestasi lebih baik lagi dan bisa segera menyelesaikan studi agar bisa lulus pada waktu yang tepat. Harapannya ada generasi penerus mahasiswa UM yang bisa berjuang di ajang AUG maupun ajang prestasi lainnya," pungkasnya.

Sebagai informasi, ajang AUG ini mempertandingkan 17 cabang olahraga, memperebutkan total 1.897 medali, yang terdiri dari 587 emas, 587 perak, dan 723 perungu. Acara ini diikuti sebanyak 2.078 atlet, pelatih, dan manajer dari  negara-negara anggota ASEAN.

Tak ingin ketinggalan update berita bola dan olahraga? Follow instagram kami @medcom_olahraga

Video: ?Ke Mana Kurniawan Dwi Yulianto akan Berlabuh?



(ACF)