Jelang Asian Para Games 2018

Obor Asian Para Games 2018 tak Mampir ke Istana

M. Rizky Adhestian    •    29 September 2018 00:09 WIB
asian para games
Obor Asian Para Games 2018 tak Mampir ke Istana
Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari saat seremonial pawai obor Asian Para Games 2018 (Foto: ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Jakarta: Sama seperti Asian Games 2018, Jakarta juga menjadi kota terakhir dari rute kirab obor untuk Asian Para Games (APG) 2018. Namun, perbedaanya adalah obor APG tidak singgah ke Istana Kepresidenan Republik Indonesia.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh ketua umum panitia penyelenggara APG 2018 (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari. Menurutnya, hal tersebut sebagai salah satu pembeda dari pelaksanaan kirab obor Asian Games sebelumnya.

"Memang benar. Obor Asian Para Games 2018 tidak singgah di Istana Presiden. Itu kami lakukan agar pelaksanaannya berbeda dengan kirab obor Asian Games 2018 lalu. Namun, semangatnya tetap sama," kata Okto pada Jumat (28/9).

Baca: Mengenal Bola Voli Duduk, Salah Satu Cabor di Asian Para Games 2018

Kirab obor APG 2018 di Jakarta dijadwalkan pada Minggu 30 September akhir pekan ini. Obor akan diarak dari Balaikota DKI Jakarta menuju titik terakhir di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bilangan Senayan, Jakarta Selatan.

Okto menambahkan pihaknya akan melibatkan sejumlah banyak elemen masyarakat seperti pejabat pemerintah, atlet, artis dan tokoh masyarakat. INAPGOC sudah siap untuk pelaksanaan kirab obor di Jakarta ini.

"Prinsipnya semuanya sudah siap. Jakarta adalah kota terakhir kirab obor. Adapun tema kirab obor sendiri adalah multi culture," lanjut Okto.

Baca: Tinjau Venue Para Games, Mensos: Masih Ada yang Perlu Disempurnakan

Sementara itu, anggota departemen seremonial INAPGOC, Rahmat Tri Yuniarto, menjelaskan bahwa mekanisme kirab obor nanti akan terbagi dia. Pertama dengan cara relay atau estafet 24 orang, lalu dilanjutkan dengan dibawa menggunakan kendaraan dengan mengajak komunitas otomotif.

"Dari balaikota menuju Bundaran HI, obor akan dibawa berlari oleh 24 orang secara estafet. Setelah itu obor akan dibawa menggunakan kendaraan. Ada beberapa tempat yang disinggahi dan diantaranya gedung DPR/MPR," kata Rahmat.

"Kirab obor ini bersamaan dengan Car Free Day. Kami harap semuanya berjalan dengan lancar. Satu lagi, untuk kirab menggunakan kendaraan kami melibatkan komunitas otomotif," tambahnya.

APG 2018 akan berlangsung di Jakarta pada 6 Oktober hingga 13 Oktober mendatang. Event ini diikuti sekitar 2.888 atlet dari 42 negara di Asia dan mempertandingkan 18 cabang olahraga. (ANT)