Romy Chandra

Aktivitas Romy Chandra usai Pensiun dari Basket

Krisna Octavianus    •    08 Januari 2018 12:25 WIB
basket indonesia
Aktivitas Romy Chandra usai Pensiun dari Basket
Romy Chandra. (Foto: Medcom.id/Krisna Octavianus)

Jakarta: Bagi Anda pencinta olahraga bola basket nasional pasti tidak asing dengan nama Romy Chandra. Saat ini, Romy sudah pensiun dari dunia basket dan fokus dengan akademi miliknya dan membuka klinik fisioterapi.

Karier sebagai atlet profesional terbilang cukup pendek jika dibandingkan dengan pekerja kantoran atau Pegawai Negeri Sipil (PNS). Biasanya, atlet pada usia 40 tahun sudah pensiun dan harus memiliki pekerjaan atau usaha selepas tak lagi menjadi atlet. 

Biasanya, para atlet tersebut menjadi pelatih suatu tim atau klub untuk melanjutkan karier. Namun tidak bagi Romy Chandra. Pada usia 44 tahun, dia memilih tidak menjadi pelatih seperti rekan seangkatannya. Dia fokus dengan akademi yang dia kembangkan dan membuka klinik fisioterapi.

Faktor anak-anaknya yang masih kecil membuat dia berat untuk masuk staf kepelatihan tim Indonesian Basketball League (IBL). Tiga anak kembarnya, Kamila, Kayla, dan Karim menjadi perhatiannya saat ini. Jika masuk sebagai staf kepelatihan tim di IBL, dia bisa sampai dua pekan meninggalkan rumah dan itu terasa berat baginya.

Baca: Timnas Basket Indonesia Dinilai Sulit Berprestasi di Asian Games


"Kesibukan sekarang membuat akademi untuk anak-anak. Akademi saya ada di Panglima Polim, Bintaro, dan Pondok Labu. Insya Allah Januari ini buka akademi lagi di Cibubur," ujar Romy saat ditemui di sela-sela acara IBL All Star 2018 di Britama Arena, Jakarta, Minggu 7 Januari 2018.

"(Masuk staf kepelatihan tim IBL karena masalah) waktu sih, semua karena waktu karena anak-anak masih kecil, dari situ untuk balik lagi ke liga berat. Saya fokus mengurus anak, sambil cari usaha yang tidak jauh dari basket, bikin akademi saja buat anak-anak kecil," sambungnya.

"Selain itu saya juga buka klinik fisioterapi karena punya partner yang berhubungan dengan kesehatan. Ya masih berhubungan kan kedua itu, kombinasi bagus antara basket dan fisioterapi, itu saya jalani sekarang," ungkap pria yang karib disapa Gepeng itu.

Namun, Gepeng tidak menutup kemungkinan akan melatih salah satu tim IBL atau paling tidak menjadi asisten pelatih. Semua menunggu perkembangan anak-anaknya, jika anak-anaknya sudah besar dia mau kembali melatih tim IBL. Sesuatu yang pernah dia lakukan pada 2012-2014 saat menjadi asisten pelatih Pelita Jaya.

Baca: CLS Knights Masih Dijauhi Dewi Fortuna


"Tapi tidak menutup kemungkinan kalau anak-anak sudah besar saya mau bantu tim yang ada di liga, mau sharing ilmu," tutup Romy.

Romy diundang oleh pihak IBL semalam dalam acara IBL All Star bersama tiga rekan seangkatan lainnya. Dia bermain bersama Rony Gunawan, Riko Hantono, dan Ali Budimansyah dalam tajuk laga eksebisi kontra wartawan peliput IBL. 

Data Diri:
Nama: Romy Christanto Chandra
Lahir: Semarang, 6 Juli 1973
Istri: Warastuti
Anak: Kamila Rara Islami, Kayla Rara Imani, Abdul Karim Nara Ichsani (7 tahun)

Prestasi di ajang Internasional:
1993-Perunggu SEA Games Singapura
1996-Juara Kejuaraan SEABA
1999-Perunggu SEA Games Brunei Darussalam
2001-Perak SEA Games Malaysia
2011-Perunggu SEA Games Jakarta

Nasional:
1993- Emas PON bersama DKI Jakarta
1996-Juara Kobatama Lokal/Tanpa Pemain Asing (IM)
2000-Juara Kobatama (Aspac)
2001-Juara Kobatama (Aspac)
2002-Juara Kobatama (Aspac)
2003-Juara IBL (Aspac)
2005-Juara IBL (Aspac)

Riwayat Klub:
Jakarta Utama
1993-1999 Indonesia Muda
2000-2009 Aspac
2010-2012: Pelita Jaya

Tak ingin ketinggalan berita seputar olahraga? Follow instagram kami @medcom_bola

Video: Tim Divisi Putih Menangi IBL All Star 2018
 


(ASM)