Jelang IBL 2018--2019

Musim Depan, IBL Hadir di Luar Pulau Jawa

Kautsar Halim    •    08 Juni 2018 05:22 WIB
bola basketibl 2017
Musim Depan, IBL Hadir di Luar Pulau Jawa
Suasana salah satu pertandingan IBL 2017--2018. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta: Liga Bola Basket Indonesia (IBL) 2018-2019 akan dimulai pada 30 November mendatang. Perhelatannya bakal makin menarik karena terdapat tambahan tiga kota dari luar pulau Jawa yang bakal menjadi tuan rumah.

"Kami memang ingin mendapatkan pasar baru dari luar Pulau Jawa. Sekaligus juga, kami ingin melihat bagaimana animo dan respons penonton di kota-kota tersebut," ujar Direktur IBL Hasan Gozali di Jakarta, Kamis 7 Juni.
 

Klik: Geliat Transfer MotoGP di Mata Rossi


Beberapa kota yang dipertimbangkan sebagai tuan rumah IBL 2018-2019 adalah Kota Medan, Batam atau Palembang di Sumatera, Kota Pontianak atau Samarinda di Kalimantan, dan Kota Manado atau Makassar di Sulawesi.

Sementara itu, jumlah peserta IBL 2018--2019 masih sama, yakni terdiri dari 10 klub. Untuk regulasi disebutkan Hasan tidak ada perubahan, namun pihaknya bakal melakukan penyesuaian dengan beberapa hal teknis yang baru diterapkan.

Klik: Menpora Berharap Film Lima Memotivasi Atlet Indonesia

Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah dengan digunakannya sistem draf untuk pemain debutan ("rookie") lokal. Sebelumnya, pada dua musim belakangan ini, hanya pebola basket asing saja yang menggunakan sistem draf.

"Sistem draf rookie sudah finalisasi. Para pemainnya berasal dari Liga Mahasiswa dan Pengurus Provinsi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia. Nantinya, setiap tim bebas memilih rookie dan tidak dibatasi jumlahnya," pungkas Hasan. (ANT)

 


(KAU)