Asian Para Games 2018

Lelucon Atlet Para Catur Usai Pengalungan Medali

Kautsar Halim    •    10 Oktober 2018 20:01 WIB
olahragacaturAsian Para Games
Lelucon Atlet Para Catur Usai Pengalungan Medali
Hendi Wirawan-Medcom.id/Kautsar

Jakarta: Hendi Wirawan, Carsidi dan Edy Suryanto, adalah trio atlet beregu Indonesia dari nomor standar beregu putra B1 di Asian Para Games 2018. Ketiganya tidak hanya senang karena juara di cabang para catur, tetapi juga senang dengan desain medali emas yang mereka terima.

Hendi memastikan emas setelah menyelesaikan putaran ketujuh lomba di Cempaka Putih Sport Hall, Rabu 10 Oktober 2018. Ketiganya menjadi yang terbaik setelah mengumpulkan total 14,5 poin. Lawan-lawannya dari Iran dan Filipina, bukan tandingan mereka.

Sebagai salah satu hadiah juara pertama, Hendi, Edi dan Carsidi, juga berhak mendapat medali emas. Menariknya, mereka tidak menyangka jika medali emas tersebut memiliki desain yang ramah terhadap kaum disabilitas.

Baca juga: Bonus Medali untuk Bangun Panti Pijat Tunanetra Hendi, Edi dan Carsidi, tergolong dalam penyandang disabilitas B1. Penglihatan mereka terganggu karena mengalami kebutaan total. Kendati demikian, mereka bisa mengetahui perbedaan medali Asian Para Games 2018, karena terdapat ukiran huruf braille dan bola-bola kecil di dalam medali.

Mengetahui desain unik medali tersebut, Hendi, Edi dan Carsidi bertambah semringah. Sebab, tangannya terlihat tak berhenti meraba dan menggetarkan medali sambil saling bercanda satu sama lain di hadapan wartawan.

"Wah, hebat sekali ini medali ada huruf braille. Tulisannya adalah Asian Para Games 2018. Terus ada bunyinya juga lagi," kata Edy sambil senyum-senyum.

"Ini bisa bunyi karena ada apanya di dalam medali? Jangan-jangan emas betulan," timpal Carsidy menambah hangat suasana.

"Kalau emas betulan, mendingan kita bongkar saja yuk. Sepertinya sih bisa sampai 10 gram emas di dalamnya," sahut Edy menutup pembicaraan.

Video: Tiarani Kharisma Raih Emas Kesembilan untuk Indonesia
  


(RIZ)