Asian Games 2018

Indonesia Tidak Perlu Menanggung Biaya Penambahan Cabor Roller Sports

Achmad Firdaus    •    27 September 2017 22:57 WIB
asian games 2018
Indonesia Tidak Perlu Menanggung Biaya Penambahan Cabor Roller Sports
Foto: www.insidethegames.biz

Metrotvnews.com, Jakarta: Sidang OCA Executive Board ke-70 dan OCA General Assemby ke-36 di Ashgabat, Turkmenistan, 18-20 September lalu akhirnya mensahkan bahwa Asian Games 2018 Jakarta Palembang akan mementaskan 40 cabang olahraga. Itu berarti ada penambahan satu cabang olahraga dari yang sebelumnya diajukan Indonesia, yakni 39 cabor.

Satu cabang olahraga yang ditambahkan dalam sidang OCA adalah Roller Sports  (skateboarding dan roller skate). Meski akan ada tambahan cabor, Indonesia dipastikan tidak akan menanggung biaya penyelenggaraan cabor tersebut.

Sebab, seluruh biaya penyelenggaraan cabor Roller Sports akan ditanggung oleh federasi internasional cabang olahraga ini. Baik itu Confederation of Asia Roller Sports (CARS) atau International Roller Sports Federation (FIRS) dan juga Asian Skateboarding Federation (ASF) atau International Skateboarding Federation (ISF).
 Hal itu sudah diputuskan dalam rapat Coordination Committee VII pada 18 Agustus lalu di Jakarta.

"Saat sidang OCA Executive Board, tim INASGOC menyampaikan concern utama pada efektifitas biaya sesuai arahan Ketua Pengarah Asian Games, sehingga mencoba mengajukan kembali 39 cabang olahraga. Hanya saja, OCA punya pertimbangan sendiri dan meminta International Federation-nya Roller Sport (Skateboarding dan Roller Skate) untuk menanggung biaya penyelenggaraan pertandingan  serta pembangunan venue nya," ujar Sekjen INASGOC, Eris Herryanto usai datang ke Ashgabat untuk mempresentasikan kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah. 
 

Baca: INASGOC Umumkan Penambahan Cabor yang Dipertandingkan di Asian Games 2018


Ada dua hal yang ditekankan OCA atas penambahan cabang tersebut. Pertama, karena Asian Games merupakan pesta multi cabang terbesar kedua setelah Olimpiade, sementara Sport Discipline Skateboarding akan dimainkan di Olimpiade Tokyo 2020.

Sementara yang kedua, Sport Dicipline Rollerskate atas pertimbangan cabang ini akan dipertandingkan di Youth Olympic 2019 di Buenos Aires, Argentina, maka Asian Games 2018 dianggap sebagai sarana yang tepat untuk mempertandingkan cabang Olimpiade tersebut.

"Jika melihat lebih jauh, OCA tengah mendukung usaha-usaha dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk "memudakan" semua ajang multi event dengan memasukkan cabang-cabang untuk generasi muda. Atas pertimbangan itulah, kami harus mendukung, sebab bagaimanapun juga hal itu menjadi kebanggaan bagi Indonesia karena menjadi bagian penting dari tujuan besar OCA dan IOC," jelas Eris dalam rilis yang diterima Metrotvnews.com, Rabu (27/9/2017)

Atas ketetapan OCA tersebut, INASGOC akan melaporkan kepada Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018, Jusuf Kalla. Selama ini, Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden RI selalu menekankan penghematan di segala sektor dalam penyelenggaraan Asian Games. Termasuk selektif dalam menggelar cabang olahraga yang akan dipertandingkan.
 

Baca juga: INASGOC Terima Ribuan Pendaftar Relawan Asian Games 2018


Berkaitan dengan venue untuk cabang tambahan itu, Indonesia sudah memiliki dua arena yang cukup representatif, yakni di Jakabaring Sports City, Palembang yang pernah digunakan untuk SEA Games 2011 dan GOR Saparua Bandung. Keduanya sudah memiliki arena untuk roller sports, dan tinggal membangun skatepark untuk skateboarding.

"Nanti, federasi internasional atau federasi Asia skateboard/ rollersports akan menanyakan kepada Jakarta atau Palembang siapa yang berminat. Mereka akan siap membangunnya," tambahnya.

Secara umum, akan ada 11 cabang/disiplin olahraga baru yang akan dimainkan di Asian Games 2018. Selain Roller Skate (Skateboarding dan Roller Skate), cabang/disiplin baru lainnya antara lain, Bridge, Basket 3x3, Jetski, Jiujitsu, Pencak Silat, Sambo, Kurash, Paralayang/Paragliding, dan Sports Climbing atau panjat tebing.
   
Jadi, Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang akan memainkan 40 cabang olahraga, 67 disiplin dan 462 nomor pertandingan. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan Asian Games 2014 Incheon yang memainkan 36 cabang, 49 disiplin dan 439 nomor pertandingan.

Video: ?Pembangunan Wisma Atlet Kemayoran Capai 98%



(ACF)