Asian Games 2018

Satlak Prima Tetapkan Kriteria Atlet Pelatnas Asian Games 2018

Antara    •    19 September 2017 18:44 WIB
olahragaasian games 2018
Satlak Prima Tetapkan Kriteria Atlet Pelatnas Asian Games 2018
Ketua Satlak Prima Ahmad Sutjpto (Istimewa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) baru saja menetapkan sejumlah kriteria sebagai syarat pemberian surat keputusan atlet-atlet pemusatan Pelatihan Nasional (Pelatnas) pada 1 Oktober, jelang Asian Games 2018.

Kondisi fisik atlet menjadi kriteria dasar pemanggilan atlet-atlet Pelatnas jelang Asian Games nanti. "Kami akan memastikan atlet mampu menghadapi beban latihan dengan ukuran-ukuran pemeriksaan fisik," ujar mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut itu.

"Kami sudah berdiskusi dengan cabang-cabang olahraga terkait pemanggilan atlet-atlet Pelatnas dan memutuskan dasar-dasar pemanggilan," kata Ketua Satlak Prima Achmad Sutjipto di Jakarta, Selasa 19 September 2017. 

Baca juga: Menpora Membantah Dana untuk Asian Games tak Disetujui DPR

Kriteria berikutnya adalah rasio kalah menang atlet dalam setiap keikutsertaannya pada kejuaraan-kejuaraan internasional.

"Kami juga mengacu pada patokan prestasi atlet-atlet Asia dalam menetapkan kriteria atlet Pelatnas. Apakah seorang atlet mampu mengejar kesenjangan prestasinya dengan catatan rekor Asia itu selama setahun," tutur Sujtipto.

Satlak Prima, lanjut mantan Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) itu, tidak dapat menetapkan jumlah atlet Pelatnas jelang Asian Games 2018, apakah akan berjumlah 260 atlet.

"Jumlahnya sangat dinamis. Tapi, kami memperkirakan jumlahnya sekitar 500 orang termasuk atlet, pelatih, dan ofisial. Jumlah itu telah turun dari jumlah total sebelumnya yaitu 1.052 atlet, pelatih, dan ofisial," ucap Sutjipto.

Sutjipto menambahkan pemanggilan atlet-atlet Pelatnas jelang Asian Games berpeluang dibuka kembali pada Januari 2018 setelah Oktober 2017.

Baca juga: Hari ke-2, Indonesia Pimpin Perolehan Medali Para Games 2017

"Namun, kami tetap mempertimbangkan penambahan atlet-atlet Pelatnas mengacu pada anggaran yang ada. Kami tentu tidak ingin sebagai tuan rumah kehilangan wakil dalam pertandingan babak utama, jika ada atlet yang kalah pada babak penyisihan," kata Sutjipto, tentang pertimbangan penambahan atlet.

Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku telah memutuskan cabang olahraga di bawah pembinaan Satlak Prima hanya 20 cabang.

"Kami juga ingin keikutsertaan atlet dalam kejuaraan uji coba di luar negeri tidak hanya sebulan, tapi minimal enam bulan," kata Menpora.

Video: Setelah Kalahkan Timor Leste, Ini Jadwal Timnas U-16  


(RIZ)