One: Conquest of Heroes

Petarung Bebas Stefer Rahardian Siap Hadapi Pegulat Tiongkok

Rendy Renuki H    •    07 September 2018 19:37 WIB
olahraga beladiri
Petarung Bebas Stefer Rahardian Siap Hadapi Pegulat Tiongkok
Stefer Rahardian (Istimewa)

Jakarta: Petarung Indonesia Stefer Rahardian, tengah berada di kondisi terbaiknya untuk kembali ke jalur kemenangan laga di rumahnya sendiri, di ajang One: Conquest of Heroes, Sabtu 22 September 2018 mendatang.

Memang, setelah meraih sembilan kemenangan berturut-turut yang mengesankan di awal karir bela diri campuran profesionalnya, Juli lalu, Rahardian harus menghadapi tantangan dari Rene “The Challenger” Catalan asal Filipina. Sayang, saat itu Stefer menyerah oleh ahli wushu peraih berbagai gelar juara tersebut.

Sepanjang tiga ronde, menyulitkan Stefer di beberapa kesempatan. Pun ketiga juri memberikan nilai lebih unggul bagi Catalan dan memberikan kemenangan angka mutlak atas Stefer.

Baca juga: Christopher Rungkat Jadikan Bonus Modal Menuju Seri Grand Slam
 
Dari rilis yang diterima Medcom.id, Stefer mengatakan, kekalahan itu sudah berlalu. Kini kesempatannya membayar kekalahan tersebut. Stefer akan bertarung dengan Peng Xue Wen, petarung asal Tiongkok di partai tambahan One: Conquest of Heroes di Jakarta Convention Center, Indonesia.

Stefer Rahardian berupaya menunjukkan tekadnya dan akan berusaha keras untuk memastikan sudah melupakan kekalahan dalam pertarungan terakhirnya Juli lalu.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi saya untuk menbayarnya. Penampilan terakhir saya bukanlah yang terbaik, dan saya merasa bahwa saya tak dapat menunjukkan apa yang saya sebenarnya bisa lakukan saat itu,” ujarnya.

“Sekarang, fokus saya adalah menajamkan kemampuan dan memastikan bahwa saya telah belajar dari kesalahan di pertarungan terakhir saya,” tambah Stefer.

Ahli gulat berusia 31 tahun asal Jakarta ini menjamin akan menampilkan kemampuannya yang lebih baik saat melawan Peng Xue Wen, peraih medali perak gulat Greco-Roman Nasional. Petarung Tiongkok ini menunjukkan kemenangan impresif dalam 57 detik, saat melawan Eddey Kalai, Juli lalu.

Baca juga: Atletik Jamin Tiga Emas di Asian Para Games 2018

“Dalam pertarungan kali ini, Saya telah memperbaiki kepercayaan diri saya. Saya berlatih sangat keras. Dengan bantuan rekan-rekan saya di Bali MMA, saya sangat termotivasi untuk menunjukkan kepada dunia bahwa saya layak untuk bertarung di panggung internasional seperi ONE Championship,” tegas Stefer.

“Saya memiliki mimpi untuk menjadi juara dunia di olahraga ini suatu saat, dan saya akan hadir dan menunjukkan bahwa saya tengah melakukannya,” ujar Stefer.

Meskipun harus menjalani jalur yang terjal untuk mencapai jenjang tertinggi kelas 56,7 kilogram ONE Championship, Rahardian terinspirasi menaklukkannya karena telah menempuh banyak pelajaran mengenai perjalanan berat karirnya sebelum meraih puncak kesukesan.

“Saya akan melakukan yang terbaik dan menunjukkan apa yang saya miliki. Saya akan melangkahkan kaki terbaik saya ke depan karena saya telah berlatih sangat keras untuk pertarungan ini,” ujarnya. 

“Kekalahan saya pada bulan Juli lalu membuat saya menyadari betapa saya masih harus memperbaiki diri saya sebelum menjadi petarung bela diri yang lebih baik lagi.”

Di pertarungan nanti, Stefer Rahardian berharap dapat menunjukkan kepada setiap orang bahwa ia sudah semakin baik dengan pengalamannya. Stefer juga bertekad menjadi yang terbaik dan tak mau mengecewakan rekan senegara, teman, keluarga dan rekan satu timnya.

Video: Mengenal Legenda Panahan Indonesia, Tiga Srikandi
 


(RIZ)